Beranda ekonomi Arfan, Ingin Pulihkan Nelayan di Sekrat

Arfan, Ingin Pulihkan Nelayan di Sekrat

0

Loading

Sangatta (7/3-2019)

Nelayan tradisional di sekitar pantai Sekrat, Bengalon  hampir dikatakan sudah tak ada. Sebab, dengan adanya perusahan perkebunan dan perusahan tambang masuk ke sana, maka masyarakat beralih menjadi karyawan.  Alasan mereka beralih jadi karyawan, karena pendapatan mereka jelas setiap bulan, sementara jadi nelayan, minim. Apalagi kalau sebagai nelayan tradisional yang hanya mengandalkan perahu ketinting, akan sulit mendapatkan ikan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Arfan – Anggota DPRD Kutim

Karena itu, anggota DPRD Kutim, Arfan mengatakan ingin memulihkan keberadaan nelayan tradisional di Sekrat. Sebab mereka beralih jadi karyawan karena pendapatan mereka kurang. Kurangnya pendapatan mereka karena mereka hanya memiliki perahu kecil, yang tentu tidak bisa diandalkan untuk mencari ikan ke laut dalam. “Karena itu, sudah ada investor, yang ingin kerja sama dengan kami membuat kapal besar, untuk nelayan di Sekrat. Ini perlu, agar nelayan ini bisa melaut sampai ke tengah laut, untuk mencari ikan,” katanya.

Diakui, jika nelayan mencari ikan hanya di sekitar pantai, memang akan sulit mendapatkan hasil yang maksimal. Karena itu, butuh kapal yang lebih besar, agar bisa menjangkau laut dalam, saat mencari ikan. Karena ikan banyaknya di laut dalam

“Kita ingin mereka bisa jadi nelayan kembali. Inikan karena potensi ikan kita bagus. Kebutuhan akan ikan juga terus meningkat, jadi sifatnya jangka panjang. Beda dengan jadi karyawan di perusahan. Memang saat ini mungikin masih dapat gaji rutin, masih enak. Tapi kalau perusahan sudah tutup, maka mereka akan kesulitan lagi untuk mencari nafkah. Karena itu, kami ingin mereka tetap jadi nelayan, tapi nelayan yang bisa menghasilkan penghasilan yang lebih baik,” katanya.(ADV-DPRD KUTIM)