Beranda ekonomi IPM Membaik, Jumlah Warga Miskin di Kutim Tetap Naik

IPM Membaik, Jumlah Warga Miskin di Kutim Tetap Naik

0

Loading

SANGATTA (8/6-2020)

Indek Pembangunan Manusia (IPM) si Kutim tahun 2019 angkanya menurun, namun  angka kemiskinan diakui  Ismunandar belum ada pengaruhnya.  Disebutkan,  jumlah penduduk miskin pada tahun 2018 ada 33. 024 orang meningkat menjadi 35. 310 orang atau pada tahun 2019 meningkat 2.286 0rang dibanding tahun 2018 atau persentase kemiskinan meningkat sebesar 0,26 %. “Jika menarik garis besarnya  yakni 9,22 pada tahun 2018 meningkat menjadi 9,8 % pada tahun 2019,” kata Ismu.

Sementara, sebut Ismu, IPM Kutai Timur 2018 mencapai 72,56 % meningkat menjadi 73,49 % pada tahun 2019. Ia menambahkan, kenaikan IPM dipengaruhi  kenaikan 3 variabel yaitu variabel kesehatan, pendidikan, dan kemampuan daya beli.

“Kenaikan IPM,  terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin. Berdasarkan  data Badan pusat statistik (BPS) kenaikan  selalu berbanding terbalik dengan adanya pertambahan jumlah penduduk miskin, kedepan seharusnya jika IPM naik, maka seharusnya angka kemiskinan berkurang pula,” beber Ismu.

Diungkapkan, pertambahan angka kemiskinan ini terjadi tidak secara alami,  melainkan akibat  migrasi orang  ke Kutim setiap tahunnya yang dipengaruhi mulai dari angka pengangguran karena belum mendapatkan pekerjaan.

Kutim diakui Ismu sebagai daerah terbuka yang mempunyai ratusan perusahaan perkebunan dan pertambangan dimana jumlah pencari kerja terus datang setiap bulannya. “Mereka yang datang ada yang punya keahlian ada juga tidak, sehingga sulit terserap di lapangan kerja,” bebernya.(SK3)