![]()
SANGATTA (27/3-2018)
Pulau Kalimantan yang dikabarkan aman dari gempa bumi, tidak terbukti. Ini tiada lain berdasarkan keterangan Mudjianto – Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Selasa (27/3) pukul 05:51:58 WITA terjadi gempabumi tektonik di Bontang dan sekitarnya diguncang.
Analisa BMKG, gempa yang terjadi 3.8 SR. Gempabumi ini berlokasi 1.01 LU dan 118.20 BT atau sekitarnya 127 km timurlaut Kota Bontang – Kaltim. “Dampak gempabumi ini dirasakan di Kota Bontang dan sekitarnya. Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan sebesar skala intensitas I SIG-BMKG (II-III MMI),” terang Mudjianto.
Disebutkan, ditinjau dari dari kedalaman hiposenternya , gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dengan kedalaman dangkal diakibatkan oleh pergerakan patahan (sesar,red ) Sangkulirang.
Berdasarkan peta tatanan tektonik, terangnya, di wilayah Bontang terdapat patahan – patahan lokal yang merupakan system Patahan Sangkulirang yang dapat memicu terjadinya gempabumi. Hingga pukul 09:00 WITA , hasil monitoring BMKG tidak ada atau tanda-tanda gempabumi susulan. “Kepada masyarakat Bontang dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh adanya isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pesn Mudjianto.(SK3/SK11)





