![]()
SAMARINDA (17/4-2020)
Gubernur Kaltim Isran Noor memperhatikan arahan Mendagri, Mengkeu, Menkes dan Menteri lainnya yang disampaikan pada Rapat Koordinasi (Rakor), Jumat (17/4). Melalui video conference (vidcon) bersama gubernur, serta bupati/walikota se Indonesia, materi yang dibahas tergolong penting yakni terkait tata cara Refocusing dan Realokasi APBD tahun 2020 dalam penanganan Covid-19.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang memimpin Rakor memberikan apresiasi kepada menteri terkait, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto, serta Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Gubernur dan bupati/walikota se Indonesia serta anggota DPR RI terkait Refocusing dan Realoksi yang ikut hadir dalam Rakor berjumlahnya 603 audiens.
Dalam rakor yang fikusnya penganggaran untuk kesehatan, jaring pengaman sosial dan dampak ekonomi terhadap dampak Covid-19, Mendagri Tito Karnavian secara gamblang menerangkan skema penganggaran APBD dan alokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19.
Selain itu, disampaikan refocusing dan realokasi APBD tahun anggaran 2020. Kemudian refocusing belanja tidak tetap dan bantuan sosial. Termasuk rekap lima daerah yang terbesar dan terkecil yang mengalokasikan anggaran daerah dalam penanganan Covid-19. Kemudian pemaparan rasio anggaran penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial.
Kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan dampak Covid-19 terhadap penerimaan negara dan daerah. Termasuk pemotongan/penghentian belanja tidak penting baik barang dan jasa. Tetapi dikhususkan untuk penanganan Covid-19 yaitu program kesehatan, program dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial (JPS) baik pusat maupun di daerah.
Terhadap arahan sejumlah menteri itu, Gubernur Kaltim Isran Noor yang didampingi Plt Sekda PKaltim Muhammad Sa’bani, Para Asisten Setda, Kepala OPD dan Kepala Biro Pemprov Kaltim, tampak antusias mendengarkan. Selain mencatat, ada juga yang memfoto paparan masing-masing menteri. “Pemprov Kaltim akan memperhatikan semua arahan menteri terkait anggaran yang ada, dan semuanya segera ditindaklanjuti dalam waktu beberapa hari kedepan,” terang Karo Humas Setda Kaltim, Syafranuddin, usai mengikuti rakor yang berakhr tepat adzan magrib berkumandang.(SK8)






