Beranda hukum Sumarjana : SKPD Rajin Komunikasi Dengan Kementrian Agar Mendapat Proyek

Sumarjana : SKPD Rajin Komunikasi Dengan Kementrian Agar Mendapat Proyek

0

Loading

SANGATTA (21/2-2018)
Dalam kondisi keuangan yang jauh dari cukup, Pemkab Kutim harus pintar dan jeli melihat peluang yang ada di Pemerintah Pusat, agar pemerintah pusat mau mengucurkan anggaran pembangunan ke daerah.
Menurut Kepala Bappeda Kutim Sumarjana, peluang yang diharapkan bisa dikucurkan ke Kutim harus sesuai kebutuhan selain itu harus dengan perencanaan h matang. Menurutnya, Pemkab Kutim juga harus pandai melihat pembangunan apa saja di daerah yang memiliki potensi untuk dibiayai langsung oleh pusat.
Diungkapkan, dalam kondisi keuangan Kutim yang serba sulit saat ini, Bupati Ismunandar sudah mengintruksikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutim bisa melihat peluang kegiatan yang pembiayaannya langsung didanai pemerintah pusat, agar pembangunan di Kutim tetap berjalan, namun dengan pembiayaan pusat.
Ditemui Suara Kutim.com belum lama ini di ruang kerjanya, ia mengakui upaya mendapatkan kue pembangunan di Kutim sudah dilakukan dalam bentuk usulan proyek dan pembiayaannya. “Pada 2018 usulan proyek pembangunan yang dilakukan Pemkab Kutim dan sudah diajukan kepada pemerintah pusat mencapai Rp1 triliun. Namun yang disetujui oleh Pusat dan kemudian dikucurkan dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) hanya Rp170 miliar,” bebernya.
Berdasarkan pengalaman, terangnya, dalam pengajuan usulan proyek yang akan dibiayai pemerintah pusat adalah melihat peluang proyek apa yang bisa masuk dan dibiayai langsung oleh kementrian selain itu mengetahui persyaratannya agar proyek tersebut bisa masuk program pemerintah pusat. “Yang tak kalah pentingnya intensif menjalin komunikasi dengan pihak kementrian, agar proyek yang diusulkan bisa disetujui,” ungkapnya seraya memoloti satu persatu lembar kegiatan yang diusulkan Pemkab Kutim.(SK3)