Beranda kutim adv pemkab Musrengbang Kutim Ditutup Suko

Musrengbang Kutim Ditutup Suko

0

Loading

SANGATTA (28/3-2019)

                Bupati Ismunandar berharap hasil Musrenbang tahun 2019 bisa dipertajam lagi untuk disesuaikan dengan program Pemprov Kaltim maupun Pemerintah Pusat. Selain itu, dilakukan penyesuaian kemampuan APBD Kutim.

Asisten Pemkesra Setkab Kutim Suko Buono saat menutup Musrenbang Kutim.

                Harapan itu disampaikan Ismu dalam amanat tertulisnya disampaikan pada penutupan Musrenbang yang dimulai Rabu (27/3) kemarin. “Seluruh pemangku kebijakan setelah melaksanakan Musrenbangkab menyamakan persepsi kebutuhan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah, program yang belum terakomodir secara berjenjang nantinya diusulkan ke provinsi dengan APBN. Bappeda dalam hal ini terus bekerja dalam penajaman RKPD TAhun 2020 menuju penetapan KUA PPAS,” pesan Ismu.

                Sebelumnya Kepala Bappeda Kutim Edward Azran, menerangkan Musrenbang yang berlangsung 2 hari menghasilkan program senilai Rp5,3 triliun.  Rumusan musrenbang itu, sudah mengerucut dalam tiga bidang utama yakni sumber daya manusia (SDM), ekonomi, dan Pengembangan Prasarana Wilayah (PPW).

Disebutkan, dalam rembuk Musrenbangkab tercapai  kesepakatan usulan program sebanyak 1.599 kegiatan diantaranya untuk SDM ada 819 kegiatan senilai Rp 4 Triliun, ekonomi ada 440 kegiatan dengan beban anggaran Rp 202 Miliar, dan PPW  340 kegiatan sentuh Rp 1,1 Triliun.  “Total pagu  dalam APBD Kutim menyentuh angka Rp 5,3 Triliun,” terangnya.

Edward mengakui dari   usulan yang  masuk, membuat Bappeda kerepotan pasalnya seluruh usulan dari kecamatan hingga desa dalam rencana pembangunan susah dianulir yang secara logika semua usulan sangat kuat dan luas untuk kepentingan seluruh masyarakat di daerah.

“Saya cukup responsip karena hal ini bisa membunuh persoalan yang ada di masyarakat dengan menggenjot pembangunan lebih banyak di daerah. Benang merahnya peningkatan infrastruktur yang diterima oleh masyarakat. Kades dalam hal ini punya wawasan luas untuk mensejahterakan warganya. Untuk itu, saya minta disiapkan rencana sosialiasi target pembangunan tahunan hingga lima tahun kedepan bisa tercapai,” jelasnya. (ADV-Humas Setkab Kutim)