Beranda hukum Pasien Corona di Kutim Bertambah 1 Orang

Pasien Corona di Kutim Bertambah 1 Orang

0

Loading

SAMARINDA (19/4-2020)

                Jumlah pasien positif terpapar Virus Corona di Kutim bertambah 1 orang, sehingga menjadi 5 orang. Pasien baru di Kutim, terang Plt Kadis Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak, Ahad (19/4) petang, mempunyai hubungan dengan pasien sebelumnya yang belum lama ini melakukan perjalanan ke India.

Plt Kadis Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat memberikan keterangan pers.

                Dalam keterangan persnya, Andi Ishak menyebutkan pasien baru di Kutim ini berjenis kelamin pria berusia 40 tahun. “Pasien yang berlabel KTM 5 ini, merupakan teman seperjalanan dengan pasien KTM3 yang belum lama ini ke India. Pasien KTM 5, mengalami gangguan kesehatan dengan keluhan batuk, pilek, dan berdasarkan  rapid test reaktif sehingga di rawat di  RSU Kudungga Sangatta,” terangnya.

                Selain warga Kutim, hari  ini jumlah warga masyarakat Kaltim yang diketahui positif terpapar Virus Corona bertambvah 5 orang yakni di Balikpapan, Bontang dan Samarinda tercatat 2 kasus. Pasien di Balikpapan, diketahui baru datang dari Jakarta, sedangkan di Bontang seorang pria yang belum lama ini dari Gowa, sementara 2 pasien di Samarinda sama-sama mengikuti kegiatan di Gowa.

                Terkait PDP yang dinyatakan negatif, dijelaskan, ada  3 orang  yakni di Kukar sebanyak 1 orang, dan Balikpapan berjumlah 2 orang.  Namun, warga masyarakat yang masuk program PDP sebanyak 12 orang terbanyak di Berau yang kesemuanya pernah bertandang ke Gowa.

                Sedangkan di PPU terdapat 1 orang  dan belum lama ini dari Ponorogo . Pria yang berusia 51 tahun ini, ujar Andi Ishak,  mengalami demam, batuk dan sesak nafas, serta memiliki gambaran pneumonia bilateral namun karena berada di Samboja, akhirnya dirawat di RSU Abadi Samboja. Dua penambahan PDP lainnya yakni di Kutim dan Samarinda, sama-sama satu orang.

                Hingga Ahad (19/4), sebut Andi Ishak, jumlah PDP mencapai 364 orang, yang dinyatakan negatif 173 orang, probale 1 orang, positif 59 orang dan masih dalam proses pemeriksaan 131 orang. Sementara ODP, terjadi penambahan 43 orang sehingga menjadi 6.058 orang sementara yang sudah selesai pemantauan 5.009 orang sisanya 1.049 masih dalam pemantauan.(SK8)