Beranda hukum Masyarakat Tidak Memahami Masa Inkubasi Virus Corona

Masyarakat Tidak Memahami Masa Inkubasi Virus Corona

0
ilustrasi

Loading

SAMARINDA (8/5-2020)

Penyebaran Virus  Corona di Kaltim terus bertambah, upaya memutus mata rantai atau penyekatan belum maksimal. Menurut Plt Kadis Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak, belum maksimalnya penyekatan karena  masyarakat tidak memahami masa inkubasi Virus Corona.

Andi Muhammad Ishak – Plt Kadis Kesehatan Kaltim

” WHO menyebutkan   masa inkubasi itu antara 2  hari sampai 14 hari, bahkan  ditambah sampai 28 hari,  karena kemungkinan adanya mutasi dari virus tersebut artinya memang 14 hari tidak cukup. Dalam  beberapa kasus   masih banyak masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Andi Muhmmad Ishak.

Disebutkan,  masa inkubasi yakni waktu  seseorang yang telah terpapar Covid-19 sampai timbulnya gejala seperti  deman, pilek, batuk sampai sesak gangguan pernapas fenamoni. Orang sudah terpapar, kata Andi Ishak,  tidak langsung sakit karena  tergantung kondisi daya tahan tubuh dan fisik masing-masing individu bisa berbeda-beda. “Biasanya orang yang  tidak langsung  sakit  ini    merasa  sehat, meskipun sesungguhnya  sudah terpapar Covid-19  sampai masa  inkubasi tidak menunjukkan gejala, karena tidak langsung sakit sehingga aktif  melakukan aktivitas di luar rumah,” bebernya.

                Kondisi inilah, ujar Andi Ishak, adanya penetapan  ODP, PDP atau OTG Covid-19  dengan harapan

melakukan isolasi mandiri dirumah hingga pada dirinya benar-benar tidak ada virus Corona. “Masyarakat  tetap waspda dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas diluar rumah, dengan tetap menjaga jarak sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan pemerintah serta selalu memakai masker,” pesanya.

Masyarakat yang masuk program ODP, PDP atau OTG harus benar-benar  melakukam isolasi mandiri dirumah, jangan melakukan aktivitas diluar rumah  sebelum masa inkubasinya selesai. “Masyarakat yang  ditetapkan sebagai ODP, PDP maupun OTG benar-benar melaksanakan  anjuran pemerintah untuk melakukan isolasi mandiri dirumah sampai selesai inkubasinya selesai,  semua itu untuk  memanimalisir penularan Covid-19. Tanpa adanya kesadaran dan partisipasi masyarakat, sulit untuk memusnahkan Virus Corona di Kaltim,” ungkap Andi Ishak ketika ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (8/5) pagi.(SK8)