Beranda ekonomi Petani di Manunggal Jaya Kukar Andalkan Tandah Hujan Untuk Mengairi Sawah

Petani di Manunggal Jaya Kukar Andalkan Tandah Hujan Untuk Mengairi Sawah

0
Plt Kadis PLTH Kaltim Dadang Sudarya saat menanam padi di Desa Manunggal Jaya Kukar.

Loading

SAMARINDA (20/6-2020)

                Lahan pertanian terutam di sawah di Desa Manunggal Jaya Kukar, luas namun belum bisa digarap maksimal karena terkendala sumber air yang masih mengandalkan air hujan. Dalam percakapannya dengan Plt Kadis PTPH Kaltim, Dadang Sudarya belum lama ini, Kades Manunggal Jaya – Sukemi menyebutkan  sawah di desanya saat ini mencapai  283 hektar, sedangkan lahan potensial yang belum digarap ada  100 hektar.

Disebutkan Sukemi, dengan tadah hujan produksi padi sempat mencapai   7 ton perhektar namun karena belum maksimalnya ketersediaan air menjadi 4 ton perhektar. “Permasalahan yang dihadapi  belum memiliki embung untuk menampung air dan tidak ada saluran air yang baik menuju Sungai Mahakam, saat ini hanya mengandalkan  tadah hujan. Kalau musim hujan kelebihan air jadi banjir, kalau kemarau kekurangan air, tidak bisa menanam,” kata Sukemi.

Terpisah  Kepala Balai Pengkajian Teknologi  Pertanian (BPTP) Muhammad Amin menyebutkan Desa Manunggal Jaya menjadi salah satu bagian dari program pusat yakni kawasan pertanian berbasis inovasi. “Harapan kami, desa ini bisa menjadi model kawasan pembangunan pertanian yang bisa terus berkembang dengan inovasi. Inovasi itu, misalnya dengan penggunaan varietas unggul,” kata Muhammad Amin.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara, Sutikno mengakui  program Pemprov Kaltim saat ini  selaras dengan program pembangunan Kutai Kartanegara yang menitikberatkan fokusnya pada pembangunan pertanian. “Target tanam Kukar untuk Juni seluas 4.723 hektar.  Sementara target tanam April-September seluas 11.162. Dan satu sen pun anggaran untuk pertanian tidak dipotong karena Covid,” terang manatn PPL ini.(SK8)