![]()
SANGATTA (18/7-2020)
Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 Kutim terus berusaha menyasar warga yang rentang terpapar Virus Corona. Tak heran, semua tempat berkumpulnya orang terutama pasar menjadi sasaran operasi rapid test.
Demikian dialami pedagang di Pasar Desa Wanasari Muara Wahau yang berjumlah 59 orang, mereka wajib mengikuti rapid test demi kenyamanan pembeli. Rapid test yang melibatkan tenaga kesehatan di Puskesmas Muara Wahau II, Polsek Muara Wahau, Koramil Muara Wahau, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Muara Wahau, dan PT DSN Group ini berlangsung santai meski sejumlah pedagang sempat deg-dagan.
Camat Muara Wahau, Ashari menerangkan rapid test sengaja menyasar pedagang di Pasar Landasan Desa Wanasari karena pedagang berpotensi menjadi pusat penyebaran corona, terlebih kerap didatangi pedagang dari luar Muara Wahau termasuk pedagang sayur mayur dan bahan kebutuhan pokok lainnya dari Sangatta dan Samarinda. “Alhamdulillah dari 59 orang pedagang yang mengikuti tes rapid, semua dinyatakan non reaktif,” terangnya.
Ia mengakui, sudah komitmen bersama untuk mengajak warga untuk melakukan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya melakukan tes rapid massal, jajaran Kecamatan bersama desa, serta Babinsa melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 terutama agar warga patuh menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Sementara itu, Kadis Kesehatan Kutim, Bahrani Hasanal menerangkan rapid test juga dilakukan terhadap 22 orang pedagang Desa Margamulya Kecamatan Kongbeng yang hasilnya semua non reaktif.(SK5)






