![]()
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong partisipasi organisasi pemuda dalam pembangunan daerah. Kali ini, Wakil Gubernur H. Seno Aji menerima audiensi dan silaturahmi jajaran Beyond Profesional (BePro) Kaltim di ruang kerjanya, Selasa (29/4/2025).
Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua DPD BePro Kaltim, Muhammad Syafii, didampingi Sekjen Riko Samosir, Waketum Ariyanto, Wabendum Dwiki Ramadhan, serta beberapa pengurus dan dewan pembina lainnya.
Wagub Seno menyampaikan apresiasinya atas dukungan BePro terhadap program strategis Pemprov, seperti Gratispol dan Jospol. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang kuat agar pergerakan organisasi berdampak nyata di lapangan.
“Yang terpenting bagaimana BePro membangun komunikasi dan koordinasi agar pergerakan lebih selaras di lapangan,” ujar Seno.
Ia juga mengingatkan agar organisasi tidak hanya berhenti pada selebrasi simbolik, tetapi harus konsisten dan berkelanjutan dalam menjalankan program-program yang telah dirancang.
“Jangan hanya selebrasi. Banyak organisasi besar tapi programnya tidak berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam konteks penguatan wirausaha muda, Seno mengungkapkan bahwa Pemprov Kaltim melalui Dinas Perindagkop UKM telah menyiapkan anggaran khusus senilai Rp10 miliar tahun ini untuk mendukung lahirnya UMKM baru.
“Sektor UMKM, kita fokus pada wirausaha muda dan BePro bisa masuk di sini. Tahun ini kita siapkan Rp10 miliar khusus untuk UMKM baru,” ungkapnya.
Ia pun membuka peluang lebih luas bagi BePro untuk mengambil peran strategis dalam menciptakan generasi muda yang mandiri secara ekonomi melalui keterlibatan aktif dalam ekosistem kewirausahaan daerah.
Dengan kolaborasi ini, Pemprov berharap BePro dapat menjadi motor penggerak penguatan komunitas dan ekonomi lokal berbasis pemuda, sejalan dengan visi pembangunan inklusif yang digagas kepemimpinan Harum-Seno.






