![]()
KUTAI TIMUR – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kutai Timur Tahun 2026 yang digelar di Hotel Victoria Sangatta, Rabu (4/3), menetapkan secara aklamasi Syaiful Bakhri sebagai Ketua Umum Kormi Kutim periode 2026-2030. Penetapan ini dilakukan dalam sidang pleno yang dipimpin Abdul Kadir Jailani sebagai Ketua, didampingi Husaifa selaku Sekretaris dan Fahri sebagai Wakil Ketua sidang.
“Karena dalam proses penjaringan yang telah dilakukan bahwa calon Ketua Umum atas nama Syaiful Bakhri mendapatkan rekomendasi dukungan dari 13 Inorga, maka ini sama saja sudah 50+1 atau lebih dari separuhnya total 21 Inorga yang dinyatakan sah menjadi anggota naungan Kormi Kutim. Maka dengan ini kami selaku pimpinan sidang pleno menetapkan bahwa Bapak Syaiful Bakhri sebagai Ketua Umum Kormi Kutim periode 2026-2030,” ucap Kadir diiringi ketukan palu sidang dan riuhnya tepuk sorak peserta Muskab Kormi Kutim.
Usai membacakan isi penetapan, pimpinan sidang selanjutnya mempersilahkan kepada Ketua Umum Kormi Kutim terpilih untuk menyampaikan kata sambutan. Dalam sambutannya Syaiful Bakhri selaku Ketum Kormi Kutim terpilih periode 2026-2030 menyampaikan sejumlah harapan besar dalam pengembangan organisasi olahraga kemasyarakatan dan tradisional tersebut di Kutai Timur dalam kurun lima tahun ke depan.
“Alhamdulillah di hari dan bulan yang baik ini, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja keras agar terselenggaranya Muskab Kormi Kutai Timur ini, baik dari panitia, pengurus demisioner, para pengurus Inorga, juga dukungan penuh dari pemerintah, swasta dan Kormi Kaltim, semangatnya sangat luar biasa. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami dalam memimpin Kormi Kutim lima tahun ke depan,” ucap Syaiful Bakhri.
Lanjut Syaiful, dengan semangat kebersamaan yang ada saat ini semoga terus semangat kuat dan membawa kemajuan dan kebaikan bagi Kormi Kutim ke depannya.
“Semoga semangat kebersamaan dan kekeluargaan ini semakin kuat dan kokoh untuk membawa Kormi Kutim semakin maju dan baik ke depannya. Kita harus saling bergandengan tangan dan bahu membahu karena tidak bisa hanya dibebankan kepada satu orang saja. Keterlibatan seluruh elemen dalam tubuh Kormi itu menjadi sangat penting dan didukung seluruh Inorga,” sebut pria kelahiran Loa Kulu pada 62 tahun silam.
Syaiful Bakhri pun menargetkan percepatan penyusunan kepengurusan Kormi Kutim dalam sebulan ke depan. Hal ini mengingat tuntutan kerja cepat dalam penyusunan sejumlah program kerja dan anggaran Kormi Kutim tahun depan, terutama dalam mempersiapkan keikutsertaan Kutim dalam pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) ke-9 Tahun 2027 di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Tentunya kita akan segera melakukan percepatan penyusunan struktur kepengurusan Kormi Kutim periode 2026-2030, karena hal ini menyangkut program kerja dan penganggaran. Terlebih kita sudah harus segera bersiap menghadapi pelaksanaan Fornas ke-9 Tahun 2027 nanti di Provinsi Sulawesi Tengah yang dipusatkan di Kota Palu. Kormi Kutim bersama Inorga harus bersiap mengikuti perhelatan tersebut,” tegasnya.
Terkait target yang ingin dicapai selama kepemimpinannya, meski tidak ingin jumawa namun Syaiful tetap berharap mampu memberikan yang terbaik bagi Kormi Kutim, pemerintah dan masyarakat Kutai Timur, terutama dalam pengembangan dan prestasi olahraga masyarakat dan tradisional.
“Kita akan terus berupaya agar olahraga masyarakat dan tradisional di Kutai Timur ini bisa semakin berkembang dan digemari masyarakat, baik melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah serta melalui sejumlah event olahraga tradisional yang rutin di laksanakan pemerintah daerah,” ujarnya.
Dalam target Fornas ke-9 mendatang, dirinya juga berharap kontingen Kutim bisa kembali menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi provinsi Kalimantan Timur. Terlebih Ketua Umum Kormi Kaltim, Hj. Syarifah Suraidah Harum telah mematok target Kaltim mampu meraih 3 besar dalam perhelatan Fornas ke-9 Tahun 2027 di Provinsi Sulawesi Tengah mendatang.
“Terkait target Fornas Tahun 2027 mendatang di Sulawesi Tengah, kita sangat berharap kontingen Kutim bisa kembali menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi Kontingen Provinsi Kalimantan Timur, sebagimana pelaksanaan Fornas tahun-tahun sebelumnya. Ada sejumlah Inorga yang menjadi andalan Kutim sebagai pundi medali dan kita juga berharap prestasi ini juga menular kepada Inorga lainnya. Terlebih target Kaltim masuk 3 besar sudah dipatok oleh Ibunda Ketum Kormi Kaltim, karenanya kita akan berupa keras mendukung capaian target tersebut,” sebut Syaiful dengan optimistis.
Sebelum menutup sambutannya, Syaiful berharap dukungan penuh dari Pemkab Kutim, terutama dalam pendanaan operasional Kormi Kutim.
“Terima kasih kepada dukungan pemerintah Kutim kepada Kormi Kutim, meski kami rasakan selama ini belum maksimal. Semoga ke depan bisa kita kawal bersama-sama dalam penganggarannya, sehingga kita bisa menggerakkan roda organisasi ini lebih maksimal dengan target-target yang ada karena kemajuan menjadi harapan kita bersama,” pungas Syaiful.
Dinakhodai Syaiful Bakhri, Kormi Kutim periode 2026-2030 diharapkan mampu menjadi motor kebangkitan dan pengembangan prestasi olahraga masyarakat dan tradisional secara merata khususnya di Kabupaten Kutai Timur.(Red-SK)








