![]()
KUTAI TIMUR – Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapatkan angin segar dalam upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kutim, setelah bergabungnya Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 879/Rangkok Cakti (YONIF TP 879/RC). Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kutai Timur, Sulastin melalui sambungan telepon, Minggu (30/8/2026) malam.
”Rencananya hari Senin besok (hari ini, red), pesonil dari Yonif TP 879/RC yang di Bengalon akan bergabung dengan kita (BPBD Kutim, red), untuk membantu penanganan Karhutla di Kutim,” ucap Sulastin.
Lanjutnya, kehadiran dan dukungan Yonif TP 879/RC yang bergabung bersama tim Karhutla BPBD Kutim, tentu menjadi sinergi dan kolaborasi yang luar biasa dalam upaya penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kutai Timur. Tidak hanya memberikan dukungan personil, namun Yonif TP 879/RC juga mensupport transportasi dan peralatan penanganan Karhutla.
”Dengan bergabungnya Yonif TP 879/RC ini tentu jadi kolaborasi yang luar biasa dan kami sangat terbantu. Karena mereka tidak hanya memberikan dukungan personil tetapi juga transportasi dan peralatan penanganan Karhutla,” jelas Sulastin.
Dikatakan Sulatin, meski adanya dukungan dari TNI dan Polri, namun tentu upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kutai Timur ini tidak bisa maksimal dilaksanakan jika tidak ada dukungan penuh dari masyarakat Kutim sendiri, dalam mencegah upaya dan aktivitas yang bisa menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan.
”Tentu yang sangat utama, kami meminta dukungan dari seluruh masyarakat Kutai Timur atas kesadaran dan partisipasinya untuk mencegah aktivitas yang bisa memicu terjadinya kebakaran hutan maupun lahan. Misal jangan membakar lahan atau ladang karena ingin membuka lahan pertanian atau perkebunan. Jika membakar sampah, tolong ditunggu hingga api benar-benar padam, jangan sampai api membakar rumput atau semak sekitar dan akhirnya membesar menjadi kebakaran lahan. Jadi lebih utama dukungan dan kesadaran masyarakat yang berperan aktif melakukan pencegahan Karhutla,” pungkasnya.(Adv/*/SK)








