Beranda kutim adv pemkab Bupati Ardiansyah Apresiasi Pemenang Lomba Inovasi Daerah SANGA BELIDA 2026, Ingatkan Isi...

Bupati Ardiansyah Apresiasi Pemenang Lomba Inovasi Daerah SANGA BELIDA 2026, Ingatkan Isi Box Manajemen Talenta

0

Loading

KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman berkesempatan menyerahkan apresiasi kepada pemenang lomba inovasi daerah Sangatta Berlomba Inovasi Daerah (SANGA BELIDA) Tahun 2026 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), bertempat di ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (1/9/2026).

Pada lomba inovasi daerah 2026 ini, delapan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kutai Timur mencatatkan namanya dan keluar sebagai juara. Firman Wahyudi, ASN Dinas Koperasi UKM Kutim ini mencatatkan namanya sebagai Juara Pertama dengan judul inovasi Sistem Gerak Cepat dan Tepat Koperasi (SIGAP Koperasi). Kemudian disusul Akhmad Iip Makruf menempati posisi sebagai Juara Kedua dengan judul inovasi SETARA : Strategi Kebijakan Pengelolaan Taman Pemakaman Umum Yang Inklusif Kabupaten Kutai Timur; dan

Menempati posisi sebagai Juara Ketiga, yakni Jumeah, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutim dengan judul inovasi SIAP KAWAL: PARKITMAS (Pelayanan Akta Kelahiran dan Akta Kematiandi Rumah Sakit dan Puskesmas). Ketiga pemenang dan lima nominator lainnya, mendapatkan apresiasi berupa trofi dan sertifikat hak cipta atas inovasi yang telah diciptakan, yang diserahkan langsung Bupati Ardiansyah Sulaiman, didampingi Kepala BRIDA Kutim, Juliansyah.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya memberikan apresiasi atas capaian yang diraih ASN Kutim dalam menghadirkan inovasi daerah yang memberikan manfaat bagi pelayanan masyarakat umum.

”Kepada seluruh penerima sertifikat merek, penerima sertifikat cipta, serta para pemenang Lomba SANGA BELIDA Tahun 2026, saya sampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan kreativitas yang telah ditunjukkan,” ucap Ardiansyah.

Pemerintah Kutim berkomitmen dalam penguatan indeks inovasi daerah. Karenanya Ardiansyah meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutim untuk terus mengadirkan inovasi daerah, terutama yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat.

”Saya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terhadap penguatan Indeks Inovasi Daerah, dengan menginstruksikan seluruh OPD, khususnya yang mengampu enam urusan pelayanan dasar yaitu sosial, pekerjaan umum, permukiman, ketenteraman dan ketertiban umum, pendidikan, serta kesehatan, untuk wajib menghasilkan minimal satu inovasi setiap tahun,” sebutnya.

Tidak lupa Ardiansyah juga mengingatkan agar keberhasilan dan capaian prestasi yang ada, untuk dimasukkan ke dalam kotak atau box manajemen talenta yang akan menjadi bahan penilaian dalam proses promosi jabatan ASN.

”Jangan lupa, yang begini (prestasi, red) ini dimasukkan ke dalam box manajemen talenta, sebagai bahan penilaian dan pertimbangan. Karena saat ini untuk promosi jabatan atau asesmen jabatan di lingkungan pemerintahan, Bupati hanya akan melihat isi box manajemen talenta yang dimiliki masing-masing ASN dan dijadikan bahan penilaian dan pertimbangan kelayakan dalam menempati posisi jabatan tertentu,” ujarnya.(Adv/*/SK)