![]()
KUTAI TIMUR – Sebanyak 217 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Tiimur diambil Sumpah/Janji sebagai PNS, serta menerima Surat Keputusan (SK 100%) sebagai PNS Kutai Timur, bertempat di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Senin (26/10/2026). Tidak hanya mengambil Sumpah/Janji PNS Kutim, kegiatan ini juga dirangkai dengan Pengambilan Sumpah/Janji 225 Jabatan Fungsional di lingkungan Pemkab Kutim.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman yang memimpin langsung prosesi sakral bagi ratusan PNS Kutim ini, mengingatkan jika pengambilan sumpah/janji PNS yang baru saja dilaksanakan bukanlah sekadar kegiatan seremonial atau formalitas administratif, namun merupakan ikrar dan komitmen moral yang harus dipegang teguh oleh setiap PNS dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara.
”Dengan diangkatnya Saudara-saudari sebagai PNS, maka bertambah pula tanggung jawab yang harus Saudara emban. Status sebagai PNS bukan semata-mata tentang kepastian karier dan kesejahteraan, tetapi merupakan sebuah amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Saudara-saudari telah memilih jalan pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara. Karena itu, saya berharap agar momentum hari ini menjadi awal untuk membangun komitmen yang lebih kuat dalam melaksanakan tugas secara profesional, berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ucap Ardiansyah.
Sedangkan bagi PNS yang telah diangkat dan sekaligus dilantik menjadi pejabat fungsional, Ardiansyah berpesan jika jabatan fungsional memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
”Laksanakan tugas sesuai dengan kompetensi, keahlian, dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Bangun profesionalisme, jaga integritas, dan berikan kontribusi nyata sesuai bidang tugas masing-masing.” tegasnya.
Lanjut Ardiansyah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berupaya membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan ASN yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen pengabdian yang kuat.
Karenanya, ia mengingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar senantiasa menjaga disiplin, netralitas, loyalitas kepada negara dan pemerintahan, serta etika dalam menjalankan tugas.
”Jangan pernah menjadikan jabatan sebagai alat untuk kepentingan pribadi. Jadikan jabatan sebagai sarana untuk memberikan manfaat dan pelayanan kepada masyarakat. Ingatlah bahwa di balik setiap tugas yang kita laksanakan terdapat kepentingan masyarakat yang harus kita layani. Karena itu, saya berharap kepada seluruh PNS yang hadir pada hari ini agar mampu menjadi aparatur yang melayani, bukan dilayani; bekerja dengan tulus, bukan sekadar menggugurkan kewajiban; serta memberikan solusi, bukan menambah persoalan,” pesannya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Ardiansyah menyebutkan jika Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta wilayah yang sangat besar. Potensi tersebut harus dikelola dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan didukung oleh aparatur yang profesional.
”Saya mengajak Saudara-saudari untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan Kabupaten Kutai Timur. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jaga kekompakan, bangun kolaborasi, dan terus berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian. Jadikan setiap tanggung jawab sebagai amanah. Dan jadikan setiap keberhasilan sebagai bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan Kutai Timur yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.(Red-SK/*)






