Beranda kutim Suka Potong Rambut Teman, Adi Sukses Menjadi Pemangkas Rambut di Sangatta

Suka Potong Rambut Teman, Adi Sukses Menjadi Pemangkas Rambut di Sangatta

0
Adi sedang melayani pelangganya. Karena pengalaman memotong rambut temannya semasa di Ponpes Banyu Anyar Madura, menjadi modalnya.

Loading

BERBEKAL pengalaman sebagai tukang cukur rambut “dadakan” di Pondok Pasantren (Ponpes) Banyu Anyar – Madura, Adi (24) boleh dikata sebagai pemuda yang berhasil di Sangatta. Pemuda yang bercita-cita menjadi pemangkas rambut di Makkah – Saudi Arabia ini, akhirnya menjadi pemangkas rambut di Sangatta.
Kepada Suara Kutim.com yang menjumpai di tempat kerjanya di Jalan Yos Sudarso II Sangatta Utara, Minggu (13/3), Adi menyebutkan menjadi tukang cukur tidak membuatnya malu meski sudah menyandang sebagai seorang santri berprestasi. “Ke Sangatta ini empat tahun lalu, ketika itu saya punya untang dengan tetangga untuk biaya ke Arab Saudi, karena gagal terpaksa harus menganti beruntung ada tawaran ke Sangatta,” ujar Adi yang mengaku mengawali usaha di depan Bank Kaltim.
Meski tergolong baru, ternyata Adi boleh dikata pemuda sukses karena profesi sebagai pemangkas rambut ia mampu menyewa tempat tinggal senilai Rp25 juta pertahun. Meski demikian, ia enggan menyebutkan berapa uang yang bisa ditabung setia bulan namun dijelaskannya setiap hari rata-rata 40 orang ia layani dengan satu kepala dipatok Rp20 ribu. “Kita nikmati saja, pernah saya kelelahan karena banyak pelanggan datang. Istirahatnya saat shalat sama makan saja,” ungkap Adi.
Adi yang sudah menikah dengan pujaan hatinya yang juga santri di Ponpes Banyu Anyar, semakin yakin dengan kemampuannya menjadi tukang cukur. Kini di Pemangkas Rambut Jember – Madura – Pamekasan (JMP) II Depan Jalan Margo Santoso Sangatta Utara, Adi ditemani Syarifuddin yang sudah menyandang gelar S1 PIH. “Alhamdullilah, semakin hari pelanggan semakin banyak saja,” ujar Adi yang diaminkan Syarifuddin seraya menyebut beberapa nama pejabat Pemkab Kutim yang menjadi pelanggan setianya.(SK-05/SK-12)