![]()
SANGATTA (1/2-2019)
Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha mengingatkan warga masyarakat tidak mendatangi lokasi penemuan bom sisa perang dunia II di kawasan Perumahan Nasional (Perumnas) Bukit Pelangi Sangatta Utara, karena berbahaya.
Selain itu, warga juga diingatkan jika menemukan benda mencurigakan di sekitar Bukit Pelangi terutama lokasi penemuan bom, tidak melakukan hal yang bisa menyebabkan ledakan. “Berdasarkan analisa, adanya penemuan bom di sekitar Perumnas Bukit Pelangi itu besar kemungkinan lokasi tersebut menjadi sasaran tembakan, sehinga kemungkinan adanya bom atau amunisi yang tidak meledak saat ditembakan,” beber Dandim Kamil Bahren Pasha, Jumat (2/1).
Kepada Suara Kutim.com dijelaskan bom yang ditemukan Handoko – warga Sangatta Utara tahun lalu, merupakan sisa dari perang dunia II yamh tidak meledak saat dijatuhkan dari pesawat tempur. “Bom yang ada itu, bukan standar munisi yang digunakan TNI,” terangnya.
Sebagai benda berbahaya, Kodim Sangatta berharap Pemkab Kutim membantu dalam evakuasi pengamanannya. Kepada masyarakat, diingatkan tidak menjadikan lokasi penemuan sebagai obyek kunjungan karena resikonya besar jika tiba-tiba meledak.
Informasi tim Pengendalian Bahan Pelendak (Handak) Kodam Mulawarman, ujar Dandim Kamil Bahren Pasha, bom setinggi 180 Cm ini sewaktu-waktu bisa meledak karenanya masyarakat diimbau tidak melakukan aktifitas disekitar penemuan sebelum dilakukan pemindahan untuk dimusnahkan. “Kalau nantinya menemukan benda serupa atau lainnya, diingatkan untuk ceroboh sebaiknya segera dilaporkan ke aparat keamanan secepatnya,” pesan Dandim Kamil Bahren Pasha seraya menambahkan kini tim sedang melakukan evaluasi dan pencarian lokasi untuk pemusnahan atau peledakan.(SK11)






