![]()
SANGATTA (5/8-2020)
Mewabahnya viris Corona menyebabkan dimana aktifitas masyarakat sebagian besar di rumah, diharapkan tidak menyebabkan menularnya Covid-19 dalam keluarga. Kementrian PPPA, terang Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kutim, Aisyah, sejak awal pandemic Covid 19 meluncurkan Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (#Berjarak) untuk melindungi perempuan dan anak serta kelompok rentan lainnya dari Covid-19.

Program #Berjarak itu, terang digelar melalui 10 aksi yaitu tetap di rumah, hak perempuan dan anak terpenuhi, alat perlindungan diri tersedia, jaga diri, keluarga dan lingkungan, membuat tanda peringatan, menjaga jarak fisik, mengawasi keluar masuk orang dan barang, menyebarkan informasi yang benar, aktivasi media komunikasi online dan aktivasi rumah rujukan.
Melalui 10 Aksi, masyarakat, kata Aisyah, bisa melakukan pencegahan dan penanganan pada keluarga yang rawan terdampak corona khususnya anak, perempuan, lansia dan anak- anak disabilitas. “Masyarakat yang rentan ini tidak hanya butuh sembako saja, ada kebutuhan lainnya yang perlu dibantu seperti pembalut bagi perempuan, pampers untuk anak- anak hingga penyediaan pendampingan bagi lansia maupun anak- anak yang mungkin salah satu anggota keluarganya terdampak corona,” bebernya.
Dikatakan, mewujudkan 10 aksi yang dicanangkan Kementrian PPPA itu, Dinas PPPA Kutim bekerjasama dan saling koordinasi dengan semua instansi terkait dalam penangannya. “Semua saling bahu membahu dan sudah melakukan rencana aksi apa dan berbuat apa,” bebernya seraya menambahkan anggaran sedang ditunggu.(SK5)






