![]()
SUARAKUTIM.COM, SANGATTA — Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi Golkar, Asti Mazar, menegaskan bahwa agenda pemerintah daerah terkait multi years contract (MYC) yang digelar pekan ini masih berada pada tahap pemaparan awal.
Ia menyebut kegiatan tersebut bukan merupakan pembahasan resmi, melainkan penyampaian gambaran umum rencana proyek jangka panjang.
“Jadi tadi terkait bukan pembahasan, presentasi terkait multi years ya,” ujar Asti.
Menurutnya, pembahasan detail baru akan dilakukan dalam pertemuan lanjutan yang melibatkan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta DPRD Kutim melalui Badan Anggaran (Banggar).
Proses ini, kata dia, menjadi krusial agar setiap program yang diusulkan memiliki dasar perencanaan yang jelas dan terukur.
“Nanti akan ada pembahasan yang lebih detail antara pemerintah dan OPD, di dalamnya TAPD dan juga DPRD,” tambahnya.
Asti mengatakan Fraksi Golkar hadir hampir lengkap dalam agenda tersebut.
Hanya satu anggota yang tidak bisa hadir karena tengah menjalankan tugas di panitia khusus.
Meski begitu, ia memastikan bahwa fraksinya tetap solid dan aktif dalam seluruh proses pembahasan anggaran.
“Kurang satu orang karena lagi pansus,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Fraksi Golkar selalu melakukan koordinasi internal sebelum menentukan sikap terhadap isu-isu strategis.
Menurutnya, konsolidasi menjadi budaya penting di dalam fraksi.
“Praksi itu rapat, bukan hanya tentang MY, tapi terkait segala hal,” tegasnya.
Asti menilai bahwa pemaparan awal MYC penting untuk memberi gambaran umum sebelum DPRD menyusun sikap politik anggaran.
Ia menegaskan bahwa sikap fraksi akan ditentukan setelah pembahasan resmi dilakukan.
Dirinya memastikan DPRD Kutim siap mengawal seluruh proses agar program MYC benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.(Red-SK/ADV).







