![]()
SANGATTA – Seakan terjaga dari mati suri yang panjang, kini DPD Partai Hanura Kalimantan Timur yang berada di bawah nahkoda Marsidik, terus mengobarkan semangat membangun dan berkemajuan hingga ke seluruh pelosok Kaltim. Semangat ini juga terlihat saat dirinya menghadiri sekaligus melantik kepengurusan DPC Hanura Kutai Timur di Hotel Royal Viktoria Sangatta, Senin (26/1/2026).
Di hadapan tamu dan undangan, Ketua Hanura Kaltim Marsidik dengan tegas dan lugas menyatakan bahwa Hanura kini tidak boleh lagi jalan di tempat, apalagi kehilangan arah.
“Kita enggak boleh hanya jadi penonton politik. Hanura di Kaltim harus signifikan! Itu target saya,” tegas Marsidik disambut tepuk tangan dan semangat dari para kader.
Marsidik menyoroti kondisi Hanura secara nasional yang sempat terpuruk akibat lemahnya kepemimpinan di pusat. Ia menyebut, sejak ketua umum sebelumnya, Osman Sapta Odang, mengalami sakit berkepanjangan, hampir seluruh DPD kehilangan arah perjuangan. Namun, menurutnya, itu tidak berlaku di Kalimantan Timur.
“Saya tidak mau Hanura Kaltim jadi korban kebijakan pusat. Kita punya arah sendiri. Kita punya kader-kader militan. Yang penting sekarang bukan nostalgia kejayaan masa lalu, tapi membangun dari bawah, solid, dan terukur,” tegas Marsidik.
Dalam pernyataannya, ia juga mengungkap bahwa semangat membesarkan partai di Kaltim masih sangat besar. Banyak tokoh lokal yang antusias bergabung dan menawarkan diri menjadi bagian dari pengurus.
“Saking banyaknya yang mau jadi ketua, saya sampai bingung sendiri. Tapi kita cari yang benar-benar siap tempur, bukan hanya numpang nama,” ujarnya.
Marsidik juga tidak ragu menyoroti kelemahan Hanura Kutai Timur di pemilu lalu, yang gagal menempatkan calon karena tidak masuk DCT. Ia menilai, itu adalah kesalahan strategis yang tidak boleh terulang. Karena itu, ia menekankan bahwa pelantikan pengurus baru bukan sekadar formalitas, tetapi tonggak awal pembenahan total struktur partai.
“Jangan hanya dilantik, terus santai. Kita butuh kerja nyata dari desa sampai ke DPR. Kalau daerah lain bisa, kita juga harus bisa,” katanya.
Menurut Marsidik, target Hanura Kaltim bukan hanya mempertahankan eksistensi, tapi merebut kursi.
“Apakah satu, dua, atau empat kursi, itu soal teknis. Yang penting ada hasil. Nol bukan pilihan,” ucapnya mantap.
Marsidik menutup sambutannya dengan menaruh harapan besar kepada Sumarno, Ketua DPC Hanura Kutai Timur yang baru dilantik. Ia yakin, dengan kepemimpinan yang solid dan dukungan kader, Hanura Kutim bisa bangkit dan memberikan kontribusi nyata di level daerah.(*)







