Beranda hukum Mereka Ikhlas Batal Berangkat Haji

Mereka Ikhlas Batal Berangkat Haji

0
Kegiatan Kemenag Kutim menyambut pelaksanaan ibadah haji tahun 2020.

Loading

SANGATTA (3/6-20200)

Keputusan Menag RI untuk membatalkan pemberangkatan haji tahun 2020, dirasakan calon jamaah haji dengan pasrah meski kecewa. “Apa mau dikata, kita terima saja semoga ada hikmahnya,” kata sejumah CHJ ketika dihubungi Suara Kutim.com.

Dari suara yang terdengar, tampak jelas kekecewaan mereka pasalnya mereka telah melunasi ONH bahkan telah mengikuti manasik. “Ini kehendak Allah, kami menerimanya semoga bisa tahun depan,” kata mereka.

Kabar kurang menyenangkan bagi CHJ Indonesia, setelah Pemerintah RI melalui Kementrian Agama, Selasa (2/6) kemarin membatalkan pemberangkatan 203 ribu jamaah haji diantaranya 182 dari Kutai Timur.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kutim, Nasrun saat diwawancara awak media menuturkan bahwa pertimbangan Menteri Agama, Fachrul Razi membatalkan pemberangkatan jemaah haji asal Indonesia tahun ini lebih kepada upaya menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan jemaah haji dari ancaman pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

“Jadi pertimbangan utama yang diambil pemerintah dengan melakukan pembatalan pemberangkatan haji tahun ini adalah lebih pada kemaslahatan ummat, dalam syariat Islam menjadi lebih diutamakan menjaga jiwa selain menjaga agama, akal, keturunan dan harta. Terutama menghadapi ancaman pandemi COVID-19 yang melanda hampir semua negara, termasuk Indonesia dan Arab Saudi,” bebernya.

Selain itu, pemerintah Arab Saudi sampai dengan tanggal 1 Juni 2020 belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020, sehingga pemerintah Indonesia tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan dan pelaksanaan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan bagi jemaah haji secara aman, nyaman, tertib dan sesuai dengan ketentuan syariat. “Jadi tidak hanya reguler saja yang gagal berangkat, namun termasuk calon haji yang khusus atau haji plus,” sebut Nasrun.(SK3)