![]()
KUTAI TIMUR – Pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kutai Timur Tahun 2026, bertempat di Hotel Victoria Sangatta, Rabu (4/3), berjalan sangat lancar. Meski dalam suasana berpuasa, namun tidak menyurutkan semangat para pengurus Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan Kormi Kutim untuk berkumpul dan menggelar musyawarah untuk memilih Ketua Umum Kormi Kutim periode 2026-2029.
Tampak hadir pada kegiatan ini Ketua DPRD Kutim Jimmi, Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan, anggota DPRD Kutim Syaiful Bakhri, perwakilan Kormi Kaltim, perwakilan Forkopimda, Ketua Kormi Kutim Angga Redi Niata, perwakilan KONI, KNPI, manajemen perusahaan, serta pengurus dari 21 Inorga yang bernaung resmi di bawah Kormi Kutim.
Ketua DPRD Kutim, Jimmi yang didaulat membuka secara resmi Muskab Kormi Kutim 2026, menitipkan pesan khusus. Dirinya berpesan agar Kormi sebagai organisasi olahraga kemasyarakatan mampu menaungi jenis-jenis olahraga masyarakat yang tidak terakomodir pada KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia).
“Karena Kormi ini merupakan organisasi olahraga kemasyarakatan, maka kita berharap mampu menaungi semua jenis olahraga masyarakat yang tidak terakomodir dalam KONI. Kan ini sifatnya olahraga masyarakat yang lokalan atau tradisional,” ujarnya.
Meski demikian, Jimmi juga berharap melalui pembinaan Kormi mampu menghasilkan pegiat-pegiat olahraga masyarakat atau tradisional yang berprestasi.
“Tentunya kita juga berharap tidak sekedar menaungi dan membina, namun melalui Kormi juga bisa menghasilkan atlet atau pegiat olahraga masyarakat tradisional ini yang juga memiliki prestasi, tidak hanya di tingkat daerah namun juga mampu menembus kancah nasional dan internasional,” ucap Jimmi dengan semangat.
Jimmi juga menyinggung terkait masih minimnya anggaran Kormi Kutim yang dialokasikan pemerintah. Dirinya berharap ke depan pemerintah juga bisa memberikan porsi seimbang untuk Kormi sebagaimana yang diberikan kepada KONI.
“Klo anggaran daerah mampu kenapa tidak kita berikan sama dengan KONI, kan sama-sama organisasi olahraga. Kormi juga membutuhkan pembiayaan operasional, pengembangan prestasi para pegiatnya, juga sosialisasi olahraga masyarakat tradisional ini ke pelosok kecamatan. Karenanya kami di DPRD siap mendukung dan mendorong penyiapan anggaran untuk Kormi Kutim,” tegas Jimmi.
Sementara itu, Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan yang hadir mewakili pemerintah Kutim, juga berharap Kormi Kutim terus memperkuat sinergi bersama Pemkab dalam upaya menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, khusus olahraga masyarakat dan tradisional di Kabupaten Kutai Timur.
“Bersama dengan Pemerintah Kabupaten, Kormi Kutim terus berupaya menyehatkan masyarakat demi mewujudkan Kutai Timur Hebat, Tangguh dan Berdaya Saing,” ucapnya.
Terkait figur calon Ketua Kormi Kutim periode mendatang, Basuki menitipkan pesan agar Ketua Kormi Kutim terpilih nantinya mampu mengibarkan bendera Kormi seluas-luasnya di seluruh Kutai Timur.
“Selamat bermusyawarah kabupaten, siapa pun nantinya yang terpilih menjadi Ketua Kormi Kutim, kami (pemerintah, red) titip pesan mudah-mudahan Kormi Kutim bisa mengibarkan bendera seluas-luasnya di seluruh kecamatan sampai ke desa-desa, sehingga masyarakat semuanya mau berolahraga dan masyarakat bisa sehat,” harapnya.
Tidak hanya itu, Dispora Kutim juga memastikan dukungannya kepada Kormi Kutim dalam upaya mensosialisasikan olahraga masyarakat dan tradisional ini sejak dini, khususnya ke sekolah-sekolah di Kutai Timur.
“Nanti kita sama-sama ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan olahraga masyarakat dan tradisional ini, agar para pelajar itu tau budaya-budaya tradisional yang dimiliki Indonesia, yang dibalut dalam nuansa olahraga masyarakat,” sebut Basuki.
Basuki juga berharap Kormi Kutim bersama pemerintah mampu mempertahankan dan juga meningkatkan prestasi panji-panji keberhasilan di bidang pemuda dan olahraga yang diraih Pemerintah Kutim pada perayaan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026.
“Ini tentunya bukan tugas dan pekerjaan rumah yang ringan dari pemerintah, tetapi ini menjadi kerja kita bersama baik itu Inorga, Kormi, NPCI, KONI agar bisa menyatukan masyarakat untuk mengisi kegiatan-kegiatan yang positif melalui olahraga. Insya Allah, klo kita semua bergandengan tangan, harmonis kita bisa mewujudkan masyarakat Kutai Timur hebat, tangguh dan berdaya saing dengan prestasi-prestasi positif yang gemilang,” pungkas Basuki.(Red-SK)






