![]()
SUARAKUTIM.COM, SANGATTA — Pembangunan kawasan sport center di Kudungga kembali menjadi sorotan DPRD Kutai Timur. Anggota Komisi C, Pandi Widiarto, mengungkapkan bahwa kawasan itu perlu masuk dalam program multiyears.
“Saya mengusulkan Kudungga menjadi proyek multiyears,” ujarnya.
Menurut Pandi, sport center tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi pusat olahraga modern di Kutim. Dengan lahan lebih dari 50 hektare, fasilitas yang dibangun dapat mencakup lapangan latihan hingga pusat kegiatan atlet.
“Kita ingin kawasan itu dibangun maksimal sesuai potensi lahannya,” katanya.
Ia menegaskan, pengembangan sport center tidak harus meniru megahnya Gelora Bung Karno. Yang terpenting adalah fungsional dan sesuai kebutuhan daerah.
“Enggak perlu seperti GBK, yang penting sekelas Sempaja dulu sudah cukup,” jelasnya.
DPRD menargetkan agar pembangunan dilakukan bertahap sesuai rencana jangka panjang. Multiyears dinilai memungkinkan pembangunan berjalan tanpa terganggu perubahan anggaran tahunan.
“Kalau multiyears, pembangunan bisa berjalan konsisten,” tambahnya.
Keberadaan sport center juga diharapkan mampu menarik berbagai event olahraga, baik tingkat lokal maupun provinsi. Hal ini akan membuka peluang bagi peningkatan aktivitas masyarakat.
“Event olahraga bisa lebih banyak digelar bila fasilitasnya memadai,” ucapnya.
Dengan perencanaan matang, sport center Kudungga diprediksi menjadi pusat pertumbuhan olahraga di Kutim.
“Kawasan ini bisa jadi ikon dan kebanggaan daerah,” ujar Pandi.
Selain itu, Pandi meyakini pengembangan sport center akan memberikan dampak berantai bagi masyarakat, termasuk membuka peluang usaha baru, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, serta menghadirkan ruang publik yang lebih representatif bagi warga Kutim.(Red-SK/ADV/*)







