![]()
SAMARINDA (26/8-2020)
Jumlah kasus Covid-19 di Kaltim terus menunjukkan peningkatan dari hari ke hari. Pemda waspada terutama dalam mengambil langkah-langkah lebih strategis dan Pemprov siap mendukung. Sementara semua komponen masyarakat dan dunia usaha tetap produktif dan aman berdampingan dengan Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, pada konferensi pers secara virtual, Rabu (26/08) menyebutkan masyarakat perlu meningkatkan kepedulian untuk mencegah penularan Covid-19 di Kaltim karena perlu dipahami bahwa kondisi darurat ini masih terus terjadi. “Melihat dari tingginya kasus terkonfirmasi positif dari hari ke hari, sementara jumlah kasus sembuh menurun. Angka kematian Kaltim meskipun lebih rendah dari rata-rata nasional, namun sudah mendekati. Yaitu sudah berada di 4 persen, sedangkan nasional 4,5 persen,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim ini mengatakan kondisi tersebut menuntut kewaspadaan, khususnya masyarakat agar jangan lagi mengabaikan protokol kesehatan. Terapkan secara disiplin dan ketat, kapanpun, dimanapun ketika beraktivitas diluar rumah, seperti di pasar, mall, perkantoran dan tempat atau fasilitas umum lainnya.
“Pemerintah terus berusaha melakukan tracing secara maksimal, testing secara massal dan treatment dengan layanan terbaik. disamping juga meningkatkan kapasitas pemeriksaan, dengan harapan hasil tes segera didapatkan dalam waktu 1×24 jam. Usaha ink bisa berhasil jika didukung oleh masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan, untuk menekan angka penularan Covid-19 di Kaltim,” kata Andi Ishak.
Hingga Rabu (26/8) pukul 12.00 Wita, penyebaran Covid-19 di Kaltim yang terkonfirmasi positif sebanyak 3.420 kasus atau bertambah 134 kasus. Pasien sembuh 2.164 kasus meninggal dunia 135 kasus dan masih dirawat 1.121 kasus. (SK8)






