![]()
SUARAKUTIM.COM, SANGATTA —Anggota DPRD Kutai Timur, H. Shabaruddin, menegaskan pentingnya pemerataan bantuan pendidikan bagi seluruh anak-anak Kutai Timur, baik yang belajar di dalam maupun di luar daerah. Hal ini disampaikan Shabaruddin, menyikapi program beasiswa Hafidz/Hafidzah yang digelontotkan Dinas Pendidikan Kutai Timur.
Menurutnya, program beasiswa Hafidz/Hafidzah yang diberikan Dinas Pendidikan merupakan langkah strategis dalam mendukung 50 program unggulan pemerintah daerah yang masuk dalam visi dan misi Bupati Kutai Timur.
“Dinas Pendidikan telah mengusulkan program yang selaras dengan visi dan misi Bupati, salah satunya beasiswa Hafidz/Hafidzah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa beasiswa ini harus menjangkau seluruh anak Kutai Timur yang sedang menempuh pendidikan tahfidz Al-Quran, tanpa dibatasi oleh lokasi tempat mereka belajar.
Hal ini penting untuk memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga Kutim.
“Saya mengusulkan agar semua anak Kutai Timur yang memenuhi syarat dapat menerima beasiswa ini, termasuk mereka yang belajar di luar daerah,” jelasnya.
Shabaruddin juga menerangkan bahwa kebijakan beasiswa tersebut merupakan bagian dari amanat undang-undang yang mewajibkan pemerintah mengalokasikan minimal 20 persen APBD untuk sektor pendidikan.
Oleh karena itu, anggaran pendidikan harus dikelola secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata.
“Distribusi anggaran pendidikan harus dilakukan secara tepat guna dan melibatkan pengawasan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap beasiswa dengan nilai Rp2.500.000 per tahun tersebut dapat terus dikembangkan dan disesuaikan dengan jumlah pelajar Kutim, sehingga seluruh anak memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.(Red-SK/ADV).







