Beranda KABAR KALTIM SMK Akan Dibangun di Mahulu, Guru Lokal Jadi Kunci Sukses

SMK Akan Dibangun di Mahulu, Guru Lokal Jadi Kunci Sukses

0
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel.
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel.

Loading

Samarinda – Harapan baru tumbuh di perbatasan Kalimantan Timur, tepatnya di Ujoh Bilang, Mahakam Ulu (Mahulu), seiring rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, di balik proyek fisik itu, muncul satu kunci sukses yang tak bisa diabaikan: kesiapan tenaga pendidik lokal.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai terobosan penting untuk membuka akses pendidikan kejuruan bagi masyarakat di daerah terpencil. Namun, Ekti menekankan bahwa keberhasilan SMK itu tidak cukup hanya dengan gedung megah.

“Saat ini masih berproses,” ujar Ekti, Selasa (10/6/2025).

Menurutnya, guru-guru dari daerah seperti Mahulu dan Kutai Barat harus menjadi prioritas utama dalam pengisian tenaga pendidik. Hal ini didasari atas pertimbangan kedekatan emosional, pemahaman kultur masyarakat, serta ketahanan dalam menghadapi tantangan geografis wilayah tersebut.

“Misalkan di Mahulu atau Kubar, ya tenaga pendidiknya harus dari situ. Kalau ambil dari luar, kadang-kadang pindah lagi,” jelasnya.

Ekti menilai, strategi pembangunan SMK harus memikirkan keberlanjutan. Guru lokal dianggap memiliki loyalitas tinggi dan komitmen jangka panjang dalam menjalankan tugas pendidikan. Ia bahkan membandingkan dengan sektor kesehatan, di mana kehadiran tenaga medis lokal sangat menentukan kestabilan layanan dasar.

Pandangan ini menjadi penting karena ketergantungan terhadap tenaga luar sering kali berujung pada perputaran SDM yang tinggi. Akibatnya, layanan pendidikan menjadi tidak konsisten dan kurang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah perbatasan.

“Tenaga pendidik lokal akan lebih bertahan karena mengetahui kondisi di sini, dan akan membangun komitmen lebih tinggi,” tutup Ekti.

Pembangunan SMK di Mahulu diharapkan menjadi langkah strategis yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan pusat pendidikan yang berakar kuat pada konteks sosial budaya lokal. Sinergi antara kebijakan pemerintah, ketersediaan guru lokal, dan pemahaman geografis akan menjadi fondasi bagi masa depan pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) seperti Mahakam Ulu. (ADV).