Pengusaha Brunai Lirik Sejumlah Potensi Ekonomi di Kutim

0
SANGATTA (18-10-2019)  Sejumlah  investasi bakal ditanamkan pengusaha Brunai Darussalam di Kutim, ini terungkap  lawatan balasan Pemerintah Brunei Darussalam kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, Kamis (17/10). Tidak hanya berminat dalam berinvestasi di bidang ekonomi, pendidikan dan kebudayaan bahkan dikabarkan pemerintah Brunei melirik sejumlah kawasan untuk dijadikan lokasi pembangunan lapangan Terbang atau Bandara Komesil dan Kargo. Salah satunya kawasan yang dilirik Pemerintah Brunei untuk dijadikan lokasi bandara adalah Pulau Miang yang berada sisi terluar dari Kecamatan Sangkulirang. Kepala Bidang Perizinan dan Non Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim, Saipul Ahmad menuturkan jika kunjungan balasan yang dilakukan Pemerintah Brunei Darussalam dimaksudkan untuk melakukan survei dan pendataan potensi investasi apa saja yang bisa dilakukan dan dikembangkan di Kutim. “Mulai di bidang ekonomi, pendidikan dan kebudayaan. Namun dari hasil kunjungan rombongan yang telah dilakukan pada kawasan indrustri Maloy, pihak Brunei juga tertari melakukan eksisting pada pelabuhan dan bandara di kawasan Maloy tersebut,” terangnya. Terkait minat Pemerintah Brunei berinvestasi dalam pembangunan bandara pada kawasan pesisir Kutim, ada beberapa wilayah yang coba disodorkan sebagai lokasi bandara yakni kawasan Tanjung Manis yang merupakan bekas Parakla, kemudian lokasi milik Perusahaan Tripel S di Kecamatan Karangan, serta kawasan Pulau Miang yang berada di sisi luar Kecamatan Sangkulirang.  Dari ketiga kawasan yang ada, sebut Syaiful,  Brunei  lebih berminat dengan Pulau Miang. Namun tentunya harus ada upaya percepatan pembangunan pada pulau tersebut, serta penyesuaian dengan persyaratan dan kelayakan sebuah daerah atau lokasi yang akan dijadikan sebuah bandara. Terlebih keinginan pemerintah Brunei ingin mengintegrasikan antara pelabuhan dengan bandara. Pemkab Kutim, sbeut Syaiful,  sangat siap dan mendukung segala upaya investasi yang dilakukan, baik dari investor lokal maupun luar negeri. Terkait minat pemerintah Brunei Darussalam untuk membangun bandara di wilayah pesisir Kutim  hingga kini Pemkab Kutim tengah menunggu terkait dokumen permohonan investasi.  Selain itu, jika memang terlaksana, rencana pembangunan bandara oleh Brunei tersebut murni akan dibiayaai oleh pihak Brunei Darussalam, dengan konsep sebuah bandara metropolis dan juga kargo.(ADV-DISKOMINFO)

Jembatan Masabang Diharapkan Segera Rampung

0
SANGATTA (18/10-2019) Masyarakat Sangatta Selatan berharap Jembatan Masabang yang sudah dimulai peletakan batu pertamanya benar-benar dibangun dan hak masyarakat dijamin diselesaikan tepat waktu. Harapan sejumlah warga masyarakat ini, tiada lain karena banyak proyek multi years yang dibangun Pemkab Kutim justru tidak jelas kapan selesainya seperti pembangunan Masjid At - Taubah yang mulai dibangun Rabu (4/4) tahun 2018 lalu,kenyataannya belum ada kemajuan berarti. Proyek yang pelaksanaan lelang dan pekerjaanya melibatkan TP4D Kejaksaan Negeri Kutim ini sudah lama dicanangkan, bahkan papan proyek sudah dipasang. “Setahun lebih papan proyek dipasang, tapi baru Ahad lalu dilakukan peletakan batu pertama,” kata Edi - warga Sangatta Utara. Berdasarkan papan proyek yang terpasang di Desa Sangatta Selatan, tertera proyek dengan Nomor Kontrak 600.630/021/JBT SGT SEL/BM/DPU-KT/I/2018 tanggal 17 Januari 2018 memerlukan waktu pekerjaan selama 660 hari melibatkan PT Hi-Way Indotek Konsultan Ass, PT Gerbangraja Mandiri dan PT Blantika Multi Engineer sebagai konsultan pengawas. Kepala Dinas PU Kutim Aswandi menerangkan pembangunan Jembatan Sangatta Selatan dibangun dengan sistem multy years. Proyek yang sudah lama dinantikan masyarakat ini, akan melintasi Jalan Pusaka Sangatta Utara. “Proyeknya dibangun dengan sistem multy years nanti pemkab akan membayar dalam kurun waktu tiga tahun,” terang Aswan.(SK11)

Penggunaan Dum Truk Raksasa Menunggu Ijin Presiden

0
SANGATTA (18/10-2019) Pemkab Kutai Timur (Kutim)  terus mengupayakan  sebuah unit alat berat berukuran raksasa yakni Giant Dump Truck, bisa hadir di tengah-tengah Kota  Sangatta dan menjadi ikon Kutim, sebagai daerah pertambangan.  Alat berat berbobot 363 ton yang selama ini digunakan  PT Kaltim Prima Coal (KPC) . Mesin penggali emas hitam ini,  rencananya akan dipajang di lokasi Polder Sangatta Jalan Ilham Maulana dan melengkapi ikon Kutim sebagai kabupaten pintar atau Smart City. Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang kepada wartwan menuturkan jika saat ini Pemkab Kutim masih mengurus perizinan penggunaan alat berat tersebut kepada Diretkorat Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara serta izin langsung dari Presiden RI, Joko Widodo. “Nilai besi tua untuk dump truck raksasa lebih  Rp 26 miliar. Selain itu, status dump truck tersebut merupakan aset milik negara. Sehingga dengan melihat nilai dan statusnya, maka untuk memanfatkannya Pemkab Kutim harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari Presiden,” terang Kasmidi.  Masyarakat selama ini,ujar Kasmidi,  mengetahui bahwa Kutim merupakan kabupaten dengan salah satu aktivitas pertambangan batubata terbuka terbesar di Indonesia. Sehingga dengan menghadirkan dump truck raksasa di tengah-tengah masyarakat Kutim, bisa lebih mengenalkan dan menambah wawasan masyarakat Kutim pada khususnya dan wisatawan pada umumnya, terkait kegiatan dan sejarah pertambangan batubara di Kutim. Selain itu, kehadiran dump truck raksasa ini nantinya sekaligus menjadi wahana swa foto bagi masyarakat.(ADV-KOMINFO)

Brunei Darussalam BIMP – EAGA Business Council Kunjungi Kutim

0
SANGATTA, (17/10-2019) Pemerintah Brunei Darussalam diwakili Brunei Darussalam BIMP – EAGA Business Council, Kamis (17/10) berkunjung ke Kutai Timur. Rombongan yang dipimpin...

Proyek MY Kembali Dievaluasi

0
SANGATTA (17/10-2019) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) berencana mengevaluasi proyek tahun jamak atau multi years. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui setiap...

Polder IM Jadi Percontohan SC

0
SANGATTA (17/10-2019) Sebagai salah satu kabupaten yang termasuk melakukan Gerakan 100 Smart City. Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mempersiapkan diri dengan menjadikan sejumlah lokasi sebagai kawasan...

Gubernur Harapkan Masyarakat Bijak Menyikapi Masalah di PPU

0
SANGATTA (16/10-2-19)                 Gubernur Kaltim DR Isran Noor mengimbau masyarakat di  Penajam Paser  Utara (PPU) untuk mengendalikan diri dalam situasi yang menyebabkan kerugian lebih besar. Imbau itu disampaikan melalui...

Blangko KTP Kritis, Dukcapil Kembali Terbitkan Suket

0
SANGATTA (6/10-2019)                 Ketersediaan blanko KTP di Dukcapil Kutim, kembali kritis. Kepala Dinas Dukcapil, Januar HLPA menerangkan saat ini masyarakat yang telah merekam datanya diberikan surat keterangan (Suket)....

Kuliner Kutai Juara Dua di Festival Potluck Gastronomi

0
SANGATTA (16/10-2019)                 Cita rasa kuliner khas Kaltim, tak kalah dengan kuliner daerah lain. Terbukti pada saat digelar Festival Potluck Gastronomi Tahun 2019  di Jakarta,  tim kuliner...

Asmawardi : Banyak Ilmu Didapat Dari Gubernur Isran Noor

0
SANGATTA (16/10-2019)                 Sejumlah Ketua  Fraksi di DPRD Kutim mengaku banyak mendapat informasi penting dari Gubernur Kaltim DR Isran Noor. Asmawardi – Ketua Fraksi  Amanat...