![]()
SUARAKUTIM.COM, SANGATTA – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 di Kabupaten Kutai Timur, secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, pada Jum’at malam (18/7). Prosesi penutupan MTQ Kaltim ke-45 yang dipusatkan di Alun-alun Pusat Perkantoran Pemerintah Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, tidak hanya dihadiri para kafilah peserta MTQ, namun juga dipadati ribuan masyarakat Kota Sangatta yang ingin melihat langsung malam pamungkas perhelatan MTQ Kaltim yang dilaksanakan di tanah Bumi Untung Tuah Benua tersebut.
Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman beserta istri, Siti Robiah, serta Wakil Bupati Mahyunadi bersama istri, Masriati. Tak ketinggalan, hadir pula Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, beberapa anggota DPRD Kaltim Daerah Pemilihan 6, serta unsur Forkopimda dari tingkat Provinsi maupun Kutai Timur.
Dalam ajang ini, Kafilah Kutai Timur berhasil keluar sebagai juara umum, disusul oleh Kabupaten Kutai Kartanegara di posisi kedua dan Kota Samarinda di peringkat ketiga. Capaian Kabupaten Kutai Timur Ini menggeser Kabupaten Kabupaten Kutai Kartanegara yang sebelumnya meraih juara umum pada MTQ Kaltim ke-44 di Kota Balikpapan Tahun 2023 lalu. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kutai Timur yang turut memenuhi arena sejak awal pembukaan.
Dikutip dari laman prokutaitimurkab.go.id, Bupati Ardiansyah Sulaiman pada kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar pelaksanaan MTQ ke-45 ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan pemahaman Al-Qur’an di kalangan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Kutai Timur sebagai juara umum adalah hasil kerja keras seluruh pihak dan dukungan masyarakat.
“Semoga MTQ ini membawa keberkahan dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Ardiansyah.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kutai Timur, Rizali Hadi, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian kafilah Kutai Timur yang berhasil meraih juara umum.
“Prestasi perdana ini merupakan buah kerja keras, pembinaan yang konsisten, dan doa dari seluruh masyarakat Kutai Timur. Kemenangan ini bukan hanya milik para peserta, tetapi juga milik seluruh warga yang telah mendukung kami. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas untuk MTQ berikutnya,” ujar Rizali.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Seno Aji memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kafilah yang telah menunjukkan kualitas dan semangat kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang sukses menjadi tuan rumah penyelenggara.
“MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tapi juga wahana silaturahmi dan dakwah. Saya bangga melihat semangat para peserta, terlebih Kutai Timur telah membuktikan diri sebagai tuan rumah yang luar biasa,” ujar Seno Aji.
Hingga penutupan MTQ ke-45, belum ada informasi resmi mengenai pelaksanaan MTQ ke-46 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan pada tahun 2027 mendatang. Semua pihak masih menunggu pengumuman dari LPTQ Provinsi sebagai panitia pelaksana.
Sebagai penutup, suasana malam semakin semarak dengan kehadiran Band Wali yang tampil memukau membawakan lagu-lagu religi dan populer mereka. Ribuan warga Sangatta dan sekitarnya memadati area pertunjukan, menikmati hiburan sekaligus merayakan kemenangan daerah mereka dalam suasana penuh damai dan kebersamaan.(*)







