Beranda ekonomi Fespati Kutim Bersiap Gelar Turnamen Piala Ketua Fespati Kutim Series 3, Ajang...

Fespati Kutim Bersiap Gelar Turnamen Piala Ketua Fespati Kutim Series 3, Ajang Evaluasi 3 Bulanan dan Silaturahmi Antar Klub Se-Kutai Timur

0
Raih juara, pemanah muda Kutai Timur dalam momen turnamen Piala Ketua Fespati Kutim Series 2 Tahun 2026

Loading

SANGATTA – Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Pengurus Cabang (Pengcab) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), bersiap menggelar turnamen panahan tradisional horsebow Piala Ketua Fespati Kutim Series 3 Tahun 2026, yang akan dilaksanakan selama 2 hari, tanggal 2-3 Mei 2026. Turnamen yang dipusatkan di Lapangan Panahan Fespati Kutim Boothcam Archery, Jalan AW. Syahrani, Kecamatan Sangatta Utara, akan menjadi ajang silaturahmi antar klub panahan tradisional yang ada di Kutai Timur, sekaligus evaluasi dari latihan rutin kurun 3 bulanan yang dilakukan masing-masing klub.

Ketua Fespati Kutim, Mohammad Anil Rehman kepada media menuturkan jika turnamen Piala Ketua Fespati Kutim Series 3 Tahun 2026 ini akan melombakan tiga kelas panahan ground, yakni 5 meter, 7 meter dan 10 meter, serta kelas Hunting atau berburu. Peserta lomba akan diikuti pelajar tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tergabung di masing-masing klub yang ada di sejumlah sekolah yang tersebar di Kabupaten Kutai Timur.

”Jadi ada 3 kelas lomba grond yang akan kita perlombakan, yakni jarak 5 meter, 7 meter dan 10 meter. Khusus mulai series ini, kami menghadirkan kelas Hunting atau berburu. Kategori peserta juga terdiri dari pelajar tingkat TK, SD hingga SMP yang tergabung di masing-masing klub yang ada di sejumlah sekolah di Kutim,” ucap Anil.

Lanjut Anil, dengan menargetkan ratusan peserta terlibat dalam turnamen ini, dirinya berharap melalui turnamen ini setiap peserta dapat mengasah kemampuan dan skill serta memperkuat kecintaan terhadap olahraga panahan tradisional horsebow sejak dini. ”Kami berharap melalui turnamen ini setiap peserta didik di masing-masing klub bisa mengasah kemampuan dan skill serta memperkuat rasa kecintaan terhadap olahraga panahan tradisional, khususnya horsebow sejak usia dini,” jelasnya.

Dikatakan, sebagai Induk Olahraga (Inorga) yang menaungi olahraga panahan tradisional, Fespati Kutim terpanggil mengenalkan eksistensi olahraga panahan tradisional khususnya Horsebow kepada masyarakat Kutai Timur pada umumnya dan khususnya di usia sekolah atau pelajar sejak tingkat PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kehadiran kepengurusan Fespati Kutai Timur yang telah berusia lima tahun di Kutim, berkomitmen bersama dukungan sejumlah stakeholder untuk memberikan wadah dan ruang kepada para pemanah tradisional untuk meningkatkan kreativitas dan sportivitas mereka dalam sebuah kompetisi atau turnamen.

”Tentunya turnamen ini akan menjadi ajang seleksi secara alami bagi pemanah tradisional horsebow Kutai Timur, sekaligus mempersiapkan diri, skill dan mental dalam menghadapi turnamen-turnamen besar berskala lokal, provinsi, nasional hingga internasional,” tutup Anil.(Red-SK)