![]()
“Dengan adanya TP2DD akan mempermudah koordinasi berbagai pihak sehingga sinergitas pelaksanaan elektronifikasi dapat tercapai, utamanya dalam rangka percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dan khususnya dalam rangka penyediaan kanal pembayaran non tunai bagi masyarakat,” sebut Syahfur dalam laporannya.
SUARAKUTIM.COM, SANGATTA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat koordinasi Tim Percepatan dan Penyebarluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2025, Kamis (25/9/2025), bertempat di ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta. Kegiatan yang dilaksanakan dalam High Level Meeting (HLM), melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kutim terkait, baik yang ada di kabupaten hingga kecamatan, serta unsur perbankan.
Lanjut Syahfur, Bapenda Kutim telah bersinergi dengan Bankaltimtara cabang Sangatta telah melaksanakan Digitalisasi Daerah dengan menggunakan aplikasi pajak Daerah dan retribusi Daerah yang digunakan pada saat ini dan terus melakukan pengembangan kanal pembayaran non tunai untuk pajak Daerah dan retribusi Daerah, Belanja Daerah secara Non Tunai.
“Saat ini, Bapenda Kutai Timur bekerjasama dengan Bankaltimtara Cabang Sangatta telah meluncurkan inovasi channel pembayaran non tunai untuk pembayaran sebelas jenis pajak daerah serta delapan jenis retribusi daerah. Seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Reklame, Pajak Air Tanah. Sedangkan retribusi daerah, di antaranya retribusi pelayanan kebersihan, retribusi pelayanan pasar, retribusi pelayanan rumah potong hewan ternak, termasuk retribusi penggunaan tenaga kerja asing,” bebernya.
Ditambahkan Syahfur, Kabupaten Kutai Timur sejak tahun 2021 hingga tahun 2025 semester ini dalam indeks ETPD sudah dalam tahap Digital dengan Indeks point sebesar 95,5 persen. Ini semua merupakan hasil kerjasama semua pihak, sehingga Kabupaten Kutai Timur berada dalam indeks penilaian Digital, sehingga harus terus pertahankan dan ditingkatkan di periode selanjutnya.
“Dapat kami sampaikan juga capaian prestasi P2DD Kabupaten Kutai Timur tahun 2023, meraih Predikat Terbaik III Wilayah regional Kalimantan. Selain itu, ada beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan saat ini, yakni penyusunan Peta Jalan ETPD Periode 2025-2030 serta program digitalisasi sektor pariwisata,” pungkasnya.(Red-SK/*/Fitri)







