Beranda politik DPRD Kutim Tak Punya Anggaran Bangun Infrastruktur Pariwisata, Jimmi Usulkan Pusat Bangun Langsung di...

Tak Punya Anggaran Bangun Infrastruktur Pariwisata, Jimmi Usulkan Pusat Bangun Langsung di Daerah

0
Anggota DPRD Kutim, Jimmi

Loading

SUARAKUTIM.COM, SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur sebenarnya memiliki sejumlah potensi alam yang jika dikelola secara tepat dan benar, mampu menjadi destinasi pariwisata. Namun untuk memaksimalkan potensi alam tersebut menjadi potensi wisata yang menjanjikan, maka diperlukan anggaran yang tidak sedikit untuk membiayai pembangunan infrastruktur penunjangnya. Karenanya, Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi meminta agar pemerintah pusat bisa turun langsung ke daerah melakukan pembangunan infrastruktur.

”Potensi pariwisata yang bisa kita lihat di daerah kita saat ini kan cuma ada dua, yakni TNK (Taman Nasional Kutai) dan Gua Kars. Jika kita ingin ada wisatawan yang datang tentu harus ada fasilitas penunjang yang harus disiapkan, misal ada toilet, pujasera dan bisa juga ada hiburannya,” sebutnya.

Lanjut Jimmi, masih banya potensi pariwisata alam lainnya yang bisa dimaksimalkan. Mulai dari wisata pantai dan hutan bisa di-upgade sehingga bisa dimaksimalkan pengelolaannya. Namun tentunya untuk memaksimalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pariwisata harus ada infrastruktur penunjangnya.

”Makanya kita akan minta pusat untuk membangunkan infrastruktur penunjangnya. Jika selama ini pusat sepertinya masih kurang percaya dengan pemerintah daerah dalam mengelola daerah, maka kita berharap pusat bisa membangun langsung di potensi-potensi wisata yang kita unggulkan,” ucap Jimmi.

Dikatakan Jimmi, jika pihaknya sudah bermohon langsung kepada Kementerian Keuangan melalui Dirjen Keuangan, untuk bisa mengambil peran langsung dalam pembangunan di daerah, khususnya di Kutim.

”Sudah kita dorong kepada Menteri keuangan, ada potensi beberapa tempat yang memang mampu menghasilkan sebuah pendapatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat kita. Kita mereka (pusat) mengambil alih pengelolaan maupun pembangunannya. Ada beberapa banyak usulan yang sudah kita dorong ke pusat dan kita sampaikan langsung ke Dirjen Keuangan,” tutup Jimmi.(Red-SK/ADV)