
![]()
KUTAI TIMUR – PT. Kaltim Prima Coal (KPC) menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) berupa ratusan pasang sepatu boots dan masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur. Ratusan APD ini diserahkan oleh Manager External Relations / External Affairs dan Sustainable Development (ESD) PT. KPC, Nanang Supriyadi dan diterima langsung Kepala DPBD Kutim, DR. Hj. Sulastin di kantor DPBD Kutim, Jalan Sukarno Hatta, Sangatta Utara, Minggu (30/8/2026).
Saat penyerahan, Nanang menyebutkan jika bantuan ini merupakan wujud kepedulian PT. KPC terhadap musibah kebencanaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini tengah melanda Kabupaten Kutai Timur, yang merupakan dampak dari cuaca kekeringan akibat El Nino 2026.

”Saat ini PT. KPC menyerahkan bantuan APD sebagai wujud kepedulian, dukungan dan keikutsertaan kami dalam penanganan musibah Karhutla di Kutai Timur. Tentunya kami turut berdoa dan berharap agar kondisi kekeringan akibat El Nino ini bisa segera berlalu dan Musibah Karhutla bisa segera teratasi,” ucap Nanang.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur, DR. Hj. Sulastin yang menerima secara langsung paket bantuan memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kepedulian dan dukungan PT. Kaltim Prima Coal (KPC) dalam penanganan Karhutla di Kabupaten Kutai Timur.
”Mewakili Pemerintah Kutai Timur dan Tim BPBD Kutim, saya memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan kepedulian pihak Kaltim Prima Coal yang telah memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) berupa sepatu boots dan masker yang nantinya akan digunakan tim dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di lapangan,” ujar Sulastin.
Lanjut Sulastin, bantuan berupa APD yang diberikan saat ini adalah sebagian dari beberapa item yang diajukan oleh BPBD Kutim kepada PT KPC, selain permohonan berupa logistik dan suplemen. Saat ini pihak KPC baru bisa menyanggupi bantuan APD, sedangkan permohonan lainnya masih dalam proses pengajuan di tingkat manajemen.
”Sebenarnya ada beberapa item permohonan bantuan yang kami ajukan kepada pihak KPC, baik itu APD, logistik hingga suplemen. Namun yang baru bisa disalurkan adalah APD ini. Sedangkan item lainnya masih dalam proses pengajuan di tingkat manajemen perusahaan. Kami berharap permohonan bantuan lainnya juga bisa dipenuhi mengingat kebutuhan bagi anggota tim Karhutla di lapangan,” tegasnya.
Lebih jauh Sulastin menambahkan, tidak hanya PT Kaltim Prima Coal, namun dirinya berharap adanya kepedulian dan dukungan dari dunia usaha lainnya yang beroperasi di wilayah Kutai Timur dalam penanganan musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat ini, baik itu perusahaan pertambangan maupun perkebunan.
”Mengingat musibah karhutla ini masuk dalam kategori bencana yang diakibatkan cuaca ekstrim dampak dari El Nino, maka kami sangat berharap adanya kepedulian dan dukungan dari seluruh dunia usaha yang beroperasi di wilayah Kutai Timur, baik itu perusahaan pertambangan maupun perkebunan. Terlebih dalam dukungan terhadap tim-tim yang turun langsung ke lapangan dalam memadamkan Karhutla. Semoga kepedulian dan dukungan tersebut bisa diwujudkan,” pungkasnya.(Adv/*/SK)






