Beranda kutim adv pemkab Teluk Singkama Punya Pasir Putih dan Mangrove, Trekking 500 Meter Mulai Ramai...

Teluk Singkama Punya Pasir Putih dan Mangrove, Trekking 500 Meter Mulai Ramai Dikunjungi

0
Kepala Desa Teluk Singkama, Asbar Ibrahim

Loading

KUTAI TIMUR – Tak hanya menyimpan potensi pertanian, Desa Teluk Singkama, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, juga memiliki potensi pariwisata berupa kawasan pasir putih dan hutan mangrove yang mulai menarik kunjungan masyarakat.

Kepala Desa Teluk Singkama, Asbar Ibrahim, mengatakan keunggulan kawasan wisata tersebut terletak pada perpaduan antara pantai dan mangrove dalam satu kawasan.

“Potensi pariwisata kami ada pasir putih dan mangrove. Keistimewaannya, wisatawan bisa menikmati pantai sekaligus kawasan mangrove,” ujar Asbar saat diwawancarai di Kantor Kecamatan Sangatta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Sebagai langkah awal pengembangan wisata, Pemerintah Desa Teluk Singkama telah membangun jalur trekking di kawasan mangrove dengan panjang sekitar 500 meter menggunakan anggaran desa.

Menurut Asbar, keberadaan fasilitas tersebut mulai memberikan dampak terhadap jumlah kunjungan. Masyarakat dari luar desa mulai berdatangan untuk melihat kawasan mangrove dan menikmati suasana pesisir.

“Sudah ada trekking di tengah mangrove, sekitar 500 meter dari dana desa. Alhamdulillah sekarang mulai banyak dikunjungi orang,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui pengembangan kawasan tersebut masih menghadapi tantangan dalam aspek pengelolaan. Pemerintah desa masih membutuhkan penataan yang lebih baik agar potensi wisata dapat berkembang secara berkelanjutan.

Asbar berharap pengembangan wisata nantinya tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Teluk Singkama.

Keberadaan wisata pasir putih dan mangrove dinilai dapat dikembangkan bersama sektor UMKM, kuliner, jasa wisata hingga produk lokal masyarakat apabila pengelolaannya semakin matang.

Pemerintah Desa Teluk Singkama pun berharap dukungan berbagai pihak dapat mempercepat pengembangan infrastruktur dan tata kelola kawasan wisata sehingga potensi pesisir tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi warga.(Adv/*/SK)