Beranda kutim adv pemkab Tim Gabungan Disiagakan 24 Jam Tangani Karhutla di Kutim

Tim Gabungan Disiagakan 24 Jam Tangani Karhutla di Kutim

0

Loading

KUTAI TIMUR – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Timur dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi. Selain unsur pemerintah, perusahaan turut dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran.

Kepala BPBD Kutai Timur, Sulastin, mengatakan sinergi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi potensi kebakaran yang masih muncul di sejumlah wilayah.

“Kita terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan beberapa instansi terkait serta perusahaan,” ujar Sulastin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).

Ia menyebut terdapat personel dari unsur terkait yang disiagakan untuk mendukung penanganan di lapangan. Salah satunya melalui unit TP 879 yang beranggotakan sekitar 31 orang.

Personel tersebut diberdayakan secara bergantian untuk memastikan kesiapsiagaan selama 24 jam.

“Pokoknya diberdayakan sampai 24 jam, setiap 24 jam,” katanya.

Menurut Sulastin, pola kerja tersebut diperlukan karena kejadian kebakaran dapat muncul sewaktu-waktu. Kecepatan respons menjadi penting agar api tidak meluas dan menyebabkan dampak yang lebih besar.

Selain kesiapsiagaan personel, BPBD juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi dalam pemantauan kondisi cuaca, hotspot serta laporan kebakaran dari kecamatan.

Sulastin mengatakan penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau petugas di lapangan. Peran masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam mencegah munculnya sumber api baru.

Ia meminta masyarakat ikut menjaga wilayah masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan kebakaran.

“Kolaborasinya harus baik supaya kita bisa menangani dengan baik,” ujarnya.

BPBD berharap dukungan masyarakat, perusahaan dan seluruh unsur terkait dapat menjaga kondisi Kutai Timur tetap terkendali, terlebih ketika cuaca masih memungkinkan terjadinya kebakaran lahan.(Adv/*/SK)