Beranda kutim adv pemkab Bupati Kutim Resmikan Dinding Golden, Dorong Panjat Tebing Lahirkan Atlet Berprestasi

Bupati Kutim Resmikan Dinding Golden, Dorong Panjat Tebing Lahirkan Atlet Berprestasi

0

Loading

KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mendorong peningkatan prestasi atlet panjat tebing melalui penyelenggaraan National Climbing Seri III Bupati Kutai Timur Cup V. Ajang yang digelar di arena panjat tebing Kutim, Sabtu (10/10/2026), tersebut sekaligus dirangkai dengan peresmian Dinding Golden sebagai fasilitas pendukung pembinaan atlet.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang mengikuti kejuaraan. Menurutnya, tingginya partisipasi menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga panjat tebing di Kutim.

“Luar biasa, pesertanya mencapai 200 lebih orang,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan.

Ia berharap kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan daya saing, mulai dari kelompok junior hingga senior.

Ardiansyah menilai pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan atlet berprestasi. Karena itu, ia meminta para atlet memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan sebaik-baiknya, disertai latihan disiplin dan semangat untuk terus berkembang.

Menurutnya, panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Terutama pada nomor speed, atlet Indonesia mampu menunjukkan kemampuan bersaing dalam berbagai kejuaraan bergengsi.

Prestasi tersebut, lanjutnya, harus menjadi motivasi bagi atlet Kutim untuk mengikuti jejak para atlet nasional. Ia berharap dari pembinaan yang konsisten akan lahir atlet daerah yang mampu menorehkan prestasi lebih tinggi.

Selain menekankan peningkatan prestasi, Ardiansyah juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas fasilitas latihan. Ia menyebut arena panjat tebing yang digunakan saat ini telah dinilai cukup memenuhi standar, sehingga pemeliharaan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Kalau ada kerusakan-kerusakan, cepat diperbaiki. Saya berharap teman-teman FPTI juga terus memelihara ini supaya standarnya tetap terjaga,” pesannya.

Ia turut menyoroti semangat atlet yang rutin berlatih di arena tersebut. Berdasarkan pengamatannya, aktivitas latihan masih berlangsung hingga sore dan malam hari. Antusiasme itu dinilai sebagai modal penting untuk membangun prestasi, selama tetap memperhatikan waktu istirahat dan keselamatan.

Kejuaraan seri ketiga ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Kutim pada 12 Oktober. Tahun ini, perayaan daerah turut diramaikan dengan berbagai kegiatan di kawasan Alun-Alun Kabupaten Kutai Timur serta penyelenggaraan Erau Adat Kutai Kabupaten Kutai Timur.

Menutup sambutannya, Ardiansyah berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Ia juga berharap kejuaraan serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang melalui Bupati Kutai Timur Cup VI.

“Selamat bertanding kepada para atlet. Tunjukkan sportivitas dan semangat. Semoga prestasi terus meningkat dan mudah-mudahan tahun depan kita kembali melaksanakan Climbing Bupati Cup yang keenam,” tutupnya.(Adv/*/SK)