![]()
KARANGAN — Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam Kutim) terus memperluas cakupan pelayanan air bersih perpipaan di wilayah Kecamatan Karangan. Terbaru, sebanyak 500 sambungan pelanggan akan ditambahkan di wilayah Desa Pengadan melalui dukungan PT Indexim Coalindo berupa bantuan biaya pemasangan sambungan langganan air bersih bagi masyarakat.
Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Masjid Nurul Qomar, Desa Baay, Kecamatan Karangan, bertepatan dengan kegiatan peresmian masjid. Bantuan tersebut diterima Direktur Utama Perumdam Kutim Suparjan, dan disaksikan Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi, Camat Karangan Reza Fahlevi, serta jajaran Pemerintah Desa.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Perumdam Kutim, pemerintah dan dunia usaha dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih perpipaan. Dengan adanya bantuan biaya pemasangan sambungan pelanggan, masyarakat yang sebelumnya belum terlayani diharapkan dapat memperoleh akses terhadap jaringan air bersih Perumdam Kutim.
Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi menyampaikan apresiasi kepada PT Indexim Coalindo atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
“Terima kasih kepada Indexim yang telah membantu masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat dan semakin memperluas pelayanan air bersih bagi masyarakat,” ujar Mahyunadi.
Ia juga menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena harus mengikuti rapat paripurna terkait APBD Perubahan.
Mahyunadi menilai penyediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang perlu terus didukung bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Perumdam, dunia usaha dan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung.
Pada kesempatan yang sama, Mahyunadi turut meresmikan Masjid Nurul Qomar di Desa Baay. Ia mengapresiasi pembangunan masjid tersebut dan berharap keberadaannya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat.
Menurutnya, nama Nurul Qomar yang berarti “cahaya bulan” memiliki makna yang baik. Ia berharap masjid tersebut dapat menjadi cahaya dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.
“Masjid itu gampang dibangun, tetapi yang susah adalah mengisi dan memenuhinya. Jangan sampai nanti hanya imam dan muazin saja yang ada, sementara warga lainnya memilih salat di rumah,” pesannya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Kutim Suparjan menyampaikan bahwa penambahan 500 sambungan pelanggan di Karangan menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan cakupan pelayanan dan memperluas akses air bersih perpipaan kepada masyarakat.
Menurutnya, dukungan dari pihak swasta seperti PT Indexim Coalindo menjadi bentuk kolaborasi yang membantu percepatan perluasan akses layanan, khususnya melalui dukungan biaya pemasangan sambungan pelanggan.
“Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik dalam mendukung perluasan pelayanan air bersih.
Dengan adanya dukungan ini, masyarakat mendapatkan kemudahan untuk memperoleh sambungan air bersih dari Perumdam,” ujar Suparjan.
Suparjan menambahkan, Perumdam Kutim akan terus berupaya meningkatkan cakupan pelayanan secara bertahap, sejalan dengan pengembangan jaringan dan kesiapan sistem pelayanan di setiap wilayah.
Dengan tambahan 500 sambungan pelanggan tersebut, akses masyarakat terhadap layanan air bersih perpipaan di wilayah Karangan diharapkan semakin luas. Kolaborasi bersama pemerintah dan dunia usaha juga menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan cakupan pelayanan Perumdam Kutim serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.(Humas Perumdam/SK)






