![]()
SANGATTA,(15/3-2018)
Sebanyak 9 ABK Kapal Bunga Harapan yang sedang dalam perjalanan dari Pare-Pare Sulsel menuju Berau, hampir menjadi korban keganasan perairan Tanjung Mangkaliat Sandaran. Beruntungnya, Abdul Azis sebagai nakhoda bersama 8 Anak Buah Kapal (ABK) lainnya, selamat meski kapal mereka tenggelam.
Komandan Lanal Sangatta Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta menerangkan, Kapal Bunga Harapan dilaporkan tenggelam di peraiaran dengan kedalaman 150 meter pada Kamis (15/3) pukul 00.30 Wita. Dijelaskan, kapal milik H Saleba – warga Parepare Sulsel ini membawa Beras sebanyak 280 ton dan telur 218 ikat. “Saat ini belum diperoleh keterangan penyebab tenggelamnya kapal, termasuk upaya penyelamatan karena komunikasi ke Tanjung Mangkaliat terkendala,” terang Danlanal.
Bersama Kapten Laut Andi Z, serta Komandan Pos TNI-AL Tanjung Mangkaliat Serma Tri , disebutkan seluruh awak kapal selamat yakni Risman Usman, Suparno, Datri, Yusran, Abdul Kadir, Ruslan dan Samula. “Semua korban yakni nakhoda dan ABK, kini ditampung di kediaman warga dalam keadaan sehat, semetara petugas Posal Tanjung Mangkaliat sudah melakukan pendataan tempat kejadian,” terang Danlanal.
Sebelumnya di perairan yang sama, Kapal Tawarani Baru yang membawa 5 orang nelayan asal Sangatta dengan 2 ABK, Minggu (11/2) bertabrakan dengan tug boat Jaya Pratama Abadi (JPA). Tabrakan yang terjadi dini hari itu, menyebabkan 3 orang selamat yakni Sukri (57), Marten (63) dan Zakaria (56) sementara 4 orang lainnya hingga kini belum ditemukan yakni Kardi (45) warga Jalan AW Syahrani Sangatta Utara, Seno – warga Gg Selamat Sangatta Utara, Rustam warga Jalan Yos Sudarso Gang Munthe Sangatta Utara, dan Razak.(SK12)






