SANGATTA (19/4-2019)
Ada hal yang menarik di pelepasan siswa SD IT 2 Darussalam Sangatta Utara yakni digelarnya Imitihan dan Khotmil Qur’an Ke 3 dengan hafalan Tartil dan Hafidz Juz 30,29, 1 dan 2. Acara Pelepasan yang bertemakan “Bersama Al-Qur’an Hidup Mulia Akhlak Terjaga” tahun ajaran 2018/2019 digelar bekerjasama dengan Ummi Foundation Surabaya yang bertujuan menghasilkan generasi penghafal Qur’an terbaik di Kutai Timur (Kutim).
Yang membuat orang tua dan undangan merinding, semua peserta yang berjumlah 243 orang dengan tenang menghadapi publik yang berjumlah lebih banyak dari mereka. Hasilnya, mereka dinyatakan lulus semua, tentu membuat Gedung Serba Guna (GSG) bergema dengan takbir Allahu Akbar, bahkan hampir semua orang tua meneteskan air mata haru sekaligus bangga dengan anak-anak mereka yang hafal Al-Quran.
Asisten Pemkesra Setkab Kutim, Suko Buono menyebutkan pemerintah punya tanggung jawab dalam pendidikan dan langsung dibawahin oleh dinas teknis yakni Dinas Pendidikan. “Dinas pendidikan merupakan dinas yang berada dalam koordinasi Asisten Pemkesra. Maka dari itu saya terus memantau dan berkomunikasi serta kordinasi untuk persoalan pendidikan yang merupakan hal besar demi kemajuan sumber daya manusia di Kutim,” kat Suko Buono.
Suko menyanjung SD IT Daarussalam memiliki kemampuan yang cepat dalam mengikuti perkembangan jaman dibandingan SD IT daerah lain. Bahkan ia menyatakan yang berminat sekolah di SD IT Daarussalam lebih besar dibandingan yang diterima. “Sebetulnya SD IT Daarussalam bekerja sama melalui badan amil zakat untuk kepentingan sekolah terutama anak-anak yg tidak mampu untuk bersekolah di SD IT Daarussalam,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Pembina Muslim Daarussalam Ustadz Muhammad Idris mengakui hadirnya anak-anak yang sudah bisa menghafal Al-Quran menjadi warna-warna kehidupan keluarga msulim dimasa depan terlebih berdekatan dengan Bulan Ramadhan. “Mereka yang akan memberikan suara-suara merdu terbaik disiang hari maupun dimalam hari dengan melantumkan ayat suci Al-qur’an,memberikan kebaikan selama melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” sebut Ustadz Muhammad Idris.(ADV-Humas Setkab Kutim)