![]()
SUARAKUTIM.COM, SANGATTA – Ratusan orang anak setingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Sangatta Utara, mengikuti lomba mewarnai yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kamis (18/9) bertempat di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kutai Timur pada Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara.
Asisten Administrasi dan Keuangan Setkab Kutim, Sudirman Latif yang hadir mewakili Bupati Kutim, memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan lomba mewarnai tingkat SD/MI se-Kecamatan Sangatta Utara yang dilaksanakan Dispursip Kutim.
Dihadapkan tamu, guru pendamping, para orang tua dan peserta lomba, Sudirman menyebutkan kegiatan mewarnai yang dilakukan anak peserta lomba bukan hanya sekedar menorehkan aneka warna dari pensil warna di atas kertas, namun sebagai upaya menggali kreativitas dan ungkapan hati anak yang dituangkan dalam goresan warna-warni di atas kertas.
“Melalui lomba mewarnai ini, kita akan menggali dan melihat kreativitas murni dari hati anak-anak kita yang dituangkan dalam goresan warna-warni di atas kertas gambar. Tentunya Pemerintah Kutai Timur sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini,” ungkap Sudirman Latif.
Lanjutnya, di era moderenisasi dan digitalisasi saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa anak sejak dini sudah akrab handphone atau gadget yang terkadang selalu melekat di tangan. Melalui kegiatan mewarnai ini, diharapkan mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget.
“Saat ini anak-anak kita sudah terbiasa dengan handphone, bahkan mulai bangun tidur sampai mau tidur lagi handphone masih menempel di tangan. Karenanya kita berharap, melalui kegiatan mewarnai ini bisa mengurangi ketergantungan anak terhadap handphone,” ujar Sudirman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kutai Timur, M Ayub menyebutkan jika lomba mewarnai ini diikuti sebanyak 300 orang anak yang merupakan pelajar SD/MI sekecamatan Sangatta Utara. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin Dispursip Kutim, sebagai upaya mendukung program pemerintah Kutai Timur dalam mencetak generasi emas di Kutim.
“Pemerintah Kutai Timur berkomitmen dalam upaya membangun karakter dan akhlak generasi muda, bahkan sejak usia dini. Hal ini juga tertuang dalam 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim, yakni mencetak generasi emas sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berakhlaq mulia,” tegas Ayub.(Red-SK/*/Fitri)






