Beranda kutim adv pemkab Kepengurusan GPMB Kutim Periode 2026-2030 Dilantik, Ini Pesan Ketua GPMB Kaltim

Kepengurusan GPMB Kutim Periode 2026-2030 Dilantik, Ini Pesan Ketua GPMB Kaltim

0

Loading

KUTAI TIMUR – Sebanyak 31 orang pengurus Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Kutai Timur Periode 2026-2030 resmi dilantik. Bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara SMA YPPSB, Jalan Munthe Kecamatan Sangatta Utara, prosesi pelantikan kepengurusan GPMB Kutim ini dipimpin langsung Ketua GPMB Kalimantan Timur, Syafruddin Pernyata, Jum’at (25/9/2026).

Turut hadir dan menyaksikan prosesi pelantikan GPMB Kutim, Bupati Ardiansyah Sulaiman yang datang bersama istri Siti Robiah yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Kutim, perwakilan unsur Forkopimda Kutim, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kutim Ayub, GM External Affairs & Sustainable Development (ESDM) PT Kaltim Prima Coal (KPC) Wawan Setiawan, serta sejumlah tokoh literasi Kutim.

Kepada Ketua GPMB Kutim, Nurul Karim dan jajarannya yang baru dilantik, Syafruddin Pernyata berpesan untuk terus berkomitmen dalam upaya menumbuhkembangkan serta membudayakan minat baca kepada masyarakat Kutai Timur.

”Saya yakin dan percaya kepada kepengurusan GPMB Kutim ini, terlebih bu Nurul (Nurul Karim), ini periode kedua kalinya ya sebagai Ketua GPBM Kutim. Jadi teruslah menumbuhkembangkan dan membudayakan minat baca, serta meningkatkan literasi kepada masyarakat di Kabupaten Kutai Timur ini,” ujar Syafruddin Pernyata.

Diakui Syafruddin, salah satu masalah dalam meningkatkan literasi masyarakat saat ini adalah kurangnya aksesbilitas masyarakat terhadap buku. Jika di beberapa kota di Kaltim keberadaan toko buku cukup banyak, namun kondisi tersebut jauh berbeda di Kabupaten Kutai Timur.

”Klo di Samarinda cukup banyak toko buku yang menyediakan dan menjual buku dalam jumlah besar. Bahkan teman-teman dari Sangatta jika berlibur bersama orang tua ke Samarinda mungkin baru bisa memilih dan membeli buku-buku yang disukai di beberapa toko buku besar di Samarinda. Sementara klo di Sangatta sendiri kan tidak ada toko buku yang sebesar di Samarinda. Ini yang menjadi kendala dalam meningkatkan literasi masyarakat,” sebutnya.

Syafruddin berharap kepengurusan GPMB Kutim yang baru dilantik mampu dan amanah dalam menjalankan gerbong organisasi GPMB Kutim, serta patuh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi GPMB.

”Saya percaya bahwa saudara-saudara semua akan melaksanakan amanah organisasi GPMB sebagaimana mestinya, serta mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi GPMB,” pungkasnya.(Adv/*/SK)