![]()
SANGKULIRANG – PT Indexim Coalindo bersama RSUD Sangkulirang menggelar bakti sosial operasi katarak dan pterigium di RSUD Sangkulirang, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) di bidang kesehatan, dengan dukungan PT Kalimantan Prima Persada (KPP), PT Unggul Dinamika Utama (UDU), Brigif TP 32/Mangkalihat, serta Puskesmas Kaliorang, Kaubun, Karangan, dan Sangkulirang.
Sebanyak 58 peserta terdaftar dalam kegiatan ini, terdiri dari calon pasien operasi katarak dan pterigium. Tindakan operasi dilakukan oleh dua dokter spesialis mata, yakni dr. Pikasa, Sp.M, dokter spesialis mata RSUD Sangkulirang, dan dr. Manfred, Sp.M, dari Rumah Sakit Mata Provinsi Kalimantan Timur.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian bantuan dan sembako dari pihak perusahaan serta Brigif TP 32/Mangkalihat kepada peserta bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Kepala Teknik Tambang PT Indexim Coalindo, Maryadi, menyampaikan terima kasih kepada RSUD Sangkulirang atas terjalinnya kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari program CSR perusahaan di bidang kesehatan melalui Program Sahabat Sehat Indexim, singkatan dari Sadar Hidup Sehat Masyarakat dan Indexim.
”Kami (PT Indexim Coalindo, red) berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan bakti sosial semata, tetapi dapat terus berkembang melalui berbagai kolaborasi di bidang pelayanan kesehatan lainnya, agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Maryadi.
Di kesempatan yang sama, Direktur RSUD Sangkulirang, dr. Azizah Bin Smith, menyampaikan apresiasi kepada PT Indexim Coalindo dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi momentum yang menunjukkan peningkatan kapasitas pelayanan rumah sakit.
RSUD Sangkulirang sebelumnya telah dua kali menjadi lokasi bakti sosial operasi katarak, yakni pada 2018 dan 2022. Namun, pada pelaksanaan tahun ini, rumah sakit telah mampu mengoptimalkan tenaga medis dan sarana prasarana milik sendiri, dengan dukungan tambahan satu dokter spesialis mata dari Samarinda.
“Bagi kami, ini bukan sekadar pelaksanaan bakti sosial yang ketiga kalinya, tetapi juga menjadi bukti nyata perkembangan dan peningkatan kapasitas RSUD Sangkulirang. Kami berharap ke depannya, RSUD Sangkulirang dapat menjadi bagian utama dari solusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sangsakakaukar,” ungkap dr. Azizah.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan langsung tenaga medis RSUD Sangkulirang memungkinkan pelayanan pasien berlangsung secara berkesinambungan. Pasien yang telah menjalani operasi dapat melakukan kontrol pascaoperasi bersama dr. Pikasa, Sp.M, sehingga proses pemulihan dapat dipantau dan ditindaklanjuti apabila ditemukan kendala.
Sementara itu, peserta yang belum dapat menjalani operasi karena kontraindikasi medis berkesempatan mendapatkan evaluasi lebih lanjut dan penjadwalan tindakan pada waktu berikutnya apabila kondisi kesehatannya memungkinkan. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak berhenti pada satu hari pelaksanaan, tetapi dapat berlanjut melalui pelayanan yang terintegrasi dan berkesinambungan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Triana Nur yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, turut mengapresiasi kolaborasi antara perusahaan, RSUD Sangkulirang, dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menyampaikan kebanggaannya atas perkembangan RSUD Sangkulirang serta menegaskan kesiapan Dinas Kesehatan untuk mendukung upaya pengembangan rumah sakit.
Dalam kesempatan tersebut, Triana Nur juga mengharapkan dukungan anggota DPRD, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun Kabupaten Kutai Timur, untuk membantu pengembangan RSUD Sangkulirang. Ia turut mengajak perusahaan-perusahaan di sekitar wilayah pelayanan agar memaksimalkan kerja sama dengan rumah sakit, khususnya dalam pelayanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan (medical check-up/MCU) bagi karyawan perusahaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Agusriansyah, dan Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Sabarudin, yang hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan bakti sosial tersebut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha, dan unsur terkait, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pelayanan kesehatan mata sekaligus memperkuat peran RSUD Sangkulirang sebagai penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sangsakakaukar.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya menghadirkan manfaat melalui kegiatan bakti sosial, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mendukung pengembangan RSUD Sangkulirang di masa mendatang.(Red-SK/Ist/*)










