Lewat e-TAM, BPKAD Permudah Sistem Pelaporan
SANGATTA (19/12-2019)
Akibat tidak memiliki gudang penyimpanan berkas, Badan
Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutai Timur (Kutim) kini melakukan terobosan baru dengan membuat laporan keuangan...
Malam Tahun Baru, Jangan Pesta Miras
SANGATTA (19/12-2019)
Malam pergantian tahun jangan coba-coba dirayakan dengan
pesta minuman beralkohol atau miras, pasti ditindak aparat keamanan. Isyarat itu diberikan Polres Kutim dengan melakukan...
Didukung Aparat Keamanan Lain, Polres Kutim Siap Amankan Natal dan Tahun...
SANGATTA (19/12-2019)
Menyambut Tahun Baru (TB) 2020 dan Nata Tahun 2019, Polres Kutim, Kamis (19/12) menggelar Apel Operasi Lilin Mahakam 2019 di Halaman upacara...
KPC Teruskan Lakukan Program Peduli Kesehatan Masyarakat
SANGATTA (19/12-2019)
PT Kaltim Prima Coal (KPC) terus menunjukan
kepeduliannya kepada masyarakat,
berbagai aksi dilakukan seperti operasi katarak gratis di Puskesmas Rantau
Pulung yang menlibatkan 46 orang pasien.
Operasi...
Kejari Kutim Panggil DH
SANGATTA (18/12-2019)
DH - Kepala Satuan Pamong Praja (Kasatpol PP) Kutim, Rabu (18/12) sudah dipanggil Kejari Kutim terkait dengan
perintah Pengadilan Negeri (PN) Sangatta. Penahanan, terang...
DH Terancam Ditahan, PN Sudah Terbitkan Perintah
SANGATTA (18/12-2019)
Nasib DH tampaknya bakal
berubah hari ini, pasalnya ia bakal ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutim.
Kabar adanya penetapan Pengadilan Negeri (PN) Sangatta terkait penahan...
Wabup Ingatkan Soal Disiplin
SANGATTA (18/12-2019)
Wabup Kutim Kasmidi Bulang, minta PNS dan TK2D
disiplin dalam bekerja. Tak heran saat membahas TPP dan Gaji TK2D belum
lama ini, masalah disiplin pegawai...
Kasatpol PP Kutim Diadili Tahun Depan
SANGATTA (18/12-2019)
Kasus pengancaman terhadap Wakil Ketua PN Sangatta, Yulanto P Utomo
oleh Kepala Satpol Polisi Pamong Praja (Satpol-PP)
Kutim, DH, berlanjut ke ranah hukum. Setelah...
Di Sepaku, Jokowi Nyatakan Segera Bentuk Badan Otorita IKN
SANGATTA (17/12-2019)
Mempercepat proses pemindahan Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, Presiden Jokowi akan membentuk Badan Otorita Ibu Kota yang bertugas mengurus perpindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kaltim.
Badan ini segera dibentuk Presiden Joko Widodo dalam dua pekan mendatang. “Insya Allah, segera dibentuk badan otoritra sekitar akhir bulan ini. Tapi kalau terlambat, insyaallah awal Januari tahun 2020," ujar Jokowi ketika bertandang ke Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Selasa (17/120 sore.
Meski demikian kepada wartawan, Jokowi belum menyebutkan siapa Kepala Badan Otorita Ibu Kota karena memerlukan kajian mendalam untuk memutuskan kepala badan.
“Nggak harus cepat-cepat diputuskan, karena menyangkut gagasan besar, perencanaan besar, menyangkut sebuah pendanaan besar," kata Jokowi yang senang ketika melihat kawasan IKN yang berbukit-bukit dan enak dipandang.
Bersama sejumlah menteri diantaranya Menterio Kehutanan dan LH Siti Nurbaya Bakar, presiden didampingi Gubernur Isran Noor dan Bupati PPU, selain menikmati pemadangan udara kawasan IKN juga merasakan kesejukan udara di kawasan yang tampak masih hijau dari aktifitas penanaman pohon oleh PT ITCI.
Areal IKN berada dalam wilayah Kutai Timur dan PPU, namun pusat IKN diperkirakan berada di Sepaku PPU. Di kawasan yang segera diselesaikan administrasinya ini, nantinya akan dibangun istana kepresiden, termasuk Gedung DPR-RI dan kantor kementrian dan lembaga pemerintah lainnya.(SK8)
Warga Mahulu Ikut Saksikan Peresmian Tol Balsam
SAMARINDA (17/12-2019)
Peresmian tol yang menghubungkan Balikpapan dengan Samarinda, tidak saja disambut suka cita warga Kukar, Samarinda, Balikpapan, atau Bontang dan Kutim semata namun juga disambut suka cita warga Mahakam Ulu (Mahulu).
“Kami warga Mahulu senang bisa ikut menyaksikan peresmian Tol Balikpapan - Samarinda, meski harus ada perjuangan bisa masuk arena acara ini,” kata Kristina - warga Mahalu yang datang bersama Dodit Agus Riono - Asisten Pemerintah Setda Mahulu dan Natalia.
Sebagai warga pedalaman yang sedang membangun, kehadiran jalan darat dari dan ke Mahulu sangat didambakan karena berdampak terhadap perekonomian Mahulu. “Selama ini diandalkan sungai, karenanya itu kami berharap tol yang ada ini terus berlanjut hingga Mahulu,” kata Kristina yang berkali-kali foto depan Tol Balsam di KM 38 Samboja, tempat acara peresmian digelar.
Dikatakan Kristina, infrastruktur yang baik selama ini diidam-damkan warga Kaltim terlebih masyarakat pedalaman karena mampu meningkatkan arus orang serta memberi nilai tersendiri bagi perekonomian rakyat. “Jika jalan bagus, tentu masyarakat tidak kesulitan lagi karena semua lancar dan aman sedangkan hasil sumber daya alam bisa menggunakan armada sungai,” bebernya.
Didampingi Natalia, wanita yang datang mengenakan batik khas Kaltim itu berulang kali bersyukur bisa menjadi salah satu warga Kaltim bisa menyaksikan peresmian Tol Balsam. “Biar lelah dan penuh perjuangan, semua terbalas dengan setelah melihat Pak Jokowi menekan serine tanda diresmikannya Tol Balsam ini,” ungkap Kristina berulang kali.(SK8)












