Beranda kutim adv pemkab Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Sangkulirang Hadirkan Ruang Inap Kelas I dan II,...

Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Sangkulirang Hadirkan Ruang Inap Kelas I dan II, Tahun Depan Usulkan VIP

0

Loading

KUTAI TIMUR – Sepuluh tahun beroperasi dan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan kesehatannya. Bermula didirikan dengan desain sebagai Rumah Sakit Pratama dengan tipe kelas ”D Pratama”, namun seiring waktu dengan komitmen untuk terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, Rumah Sakit Pratama Sangkulirang telah bertransformasi menjadi sebuah RSUD dengan tipe kelas ”D”. Demikian diungkapkan Direktur RSUD Sangkulirang, dr. Azizah Bin Smitch kepada wartawan belum lama ini di ruang kerjanya.

Dikatakan, saat ini perkembangan RSUD Sangkulirang sudah sangat luar biasa, terutama dalam upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Sebagai rumah sakit yang menjadi satu-satunya rujukan fasilitas kesehatan (Faskes) bagi masyarakat pesisir Kutim, Azizah memastikan jika pihaknya tetap berupaya maksimal agar masyarakat yang datang dengan berbagai keluihan kesehatan dan berasal dari rujukan Faskes tingkat pertama di masing-masing kecamatan bisa terlayani dengan baik, salah satunya dengan menyediakan dokter spesialis.

”Alhamdulillah saat ini RSUD Sangkulirang sudah memiliki sembilan dokter spesialis, dengan dokter spesialis berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan sisanya merupakan dokter kontrak. Jadi meski status kami adalah rumah sakit kelas tipe D, saat ini pelayanannya sudah cukup lengkap karena klo untuk kelas tipe D hanya wajib memiliki tujuh dokter spesialis saja. Ternyata seiring berjalannya waktu. kami sudah berkembang dan kini punya sembilan dokter spesialis, di antaranya dua orang dokter bedah dan satu orang dokter mata. Jadi sebenarnya sudah melampaui standar dari tipe kelas rumah sakit yang ada,” ucap Azizah.

Upaya peningkatan layanan kesehatan tidak hanya berhenti pada penyediaan tenaga medis yang mumpuni, tetapi juga bagaimana memastikan agar seluruh lapisan masyarakat bisa tercover sepenuhnya pada fasilitas kesehatan, terutama bagi pasien rawat inap. Saat ini RSUD Sangkulirang sudah memiliki ruang rawat inap untuk kelas I dan kelas II.

”Sebenarnya sejak awal berdiri di Tahun 2015, rumah sakit ini dibangun sebagai rumah sakit dengan tipe kelas ”D Pratama” yang hanya memiliki layanan ruang rawat inap kelas III sebanyak 10 ruangan. Namun kita terus berusaha untuk mengembangkan layanan kesehatan dengan melakukan modifikasi, akhirnya saat ini kita sudah punya ruang rawat inap kelas I sebanyak dua ruangan dan untuk kelas II ada sebanyak empat ruangan rawat inap. Kenapa kita bilang modifikasi, karena saat ini kita sudah punya gedung khusus administrasi sendiri. Sehingga ruangan bekas kantor layanan administrasi sebelumnya tersebut yang kini kita jadikan ruang pelayanan,” jelas Azizah.

Namun demikian, Azizah memastikan upaya peningkatan layanan kesehatan akan terus dimaksimalkan. Karenanya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim sebagai instansi induk, RSUD Sangkulirang kembali mengusulkan penambahan pembangunan ruang rawat inap kelas I dan kelas II, serta kelas VIP (Very Important Person).

Hal ini dilakukan agar bisa melayani masyarakat yang masuk dalam layanan BPJS Kesehatan kelas I, namun ingin naik kelas saat melakukan rawat inap. Selama ini pasien yang harus rawat inap dan masuk golongan BPJS Kesehatan kelas I, terpaksa harus dirujuk ke Sangatta untuk mendapatkan hak layanan kesehatannya karena keterbatasan ruang rawat inap kelas I yang ada sekarang. Begitu juga dialami bagi pasien yang ingin naik kelas dari kelas I ke VIP.

”Jadi melalui Dinas Kesehatan Kutim sebagai instansi induk kami, pada tahun 2027 nanti kita sudah usulkan untuk penambahan pembangunan ruang rawat inap kelas I dan kelas II, serta kelas VIP (Very Important Person). Tentunya kami ingin pasien BPJS Kesehatan semua golongan bisa tercover layanan kesehatannya di sini (RSUD Sangkulirang, red). Karena keterbatasan ruang kelas I dan II, maka banyak pasien lebih memilih berobat atau minta dirujuk ke Sangatta. Begitu juga klo ada pasien kelas I yang ingin naik kelas ruang rawat inap. Makanya kami harus menyediakan ruang inap VIP tersebut. Semoga tahun depan ruang rawat inap tersebut bisa dibangunkan, sehingga semakin memaksimalkan layanan kesehatan RSUD Sangkulirang kepada masyarakat,” pungkasnya.(Adv/*/SK)